A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Dinas Sosial Pringsewu Sosialisasi Penerapan Aplikasi Aduan Elektronik | Harian Momentum

Dinas Sosial Pringsewu Sosialisasi Penerapan Aplikasi Aduan Elektronik

480 Views
Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu menggelar sosialisasi penerapan aplikasi aduan elektronik maksimal komplain (emak).

MOMENTUM, Pringsewu -- Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu menggelar sosialisasi penerapan aplikasi aduan elektronik maksimal komplain (emak) tahun 2022 di Aula Kolam Renang Paris, Pringsewu, Kamis 11 Agustus 2022.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu Titik Puji Lestari mengatakan kegiatan itu bertujuan meningkatkan potensi sumber kesejahteraan sosial di Kabupaten Pringsewu.

Diikuti 140 peserta terdiri 131 pekerja sosial masyarakat (PSM) di masing-masing pekon/kelurahan dan sembilan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Titik Puji Lestari berharap para peserta yang mengikuti sosialisasi tersebut nantinya bisa diterapkan di pekon/kelurahan masing-masing kususnya bagi PSM. "Begitu juga bagi TKSK agar dapat menularkan ilmunya kepada pihak lain," harapnya.

Sementara itu Staf Ahli Bupati Samsir Kasyim saat membuka agenda tersebut juga meminta kepada peserta untuk dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan sungguh-sungguh dan bertanggung jawab.

Dia mengatakan, pihak Dinsos Pringsewu menggas dengan menggelar sosialisasi tersebut di harapan setiap pengaduan dan tindak lanjut yang dilakukan akan dapat diawasi oleh para pengadu.

"Adanya aplikasi EMAK merupakan proyek perubahan dan sebagai terobosan untuk mempercepat proses aduan yang bisa dilakukan secara digital dimana saja dan kapan saja,"kata Samsir.

Menurutnya, semua warga Kabupaten Pringsewu kurang memahami dan tidak pandai untuk mengakses aplikasi EMAK. "Ini menjadi tantangan yang harus disikapi olah Pemkab Pringsewu," ujarnya.

Samsir Kasyim menjelaskan, salah satu solusinya dengan cara memaksimalkan puskesos di tiap pekon/kelurahan.

Dalam hal ini Pemkab Pringsewu akan selalu berupaya untuk mendorong terwujudnya puskesos 100 persen di pekon/kelurahan se-Kabupaten Pringsewu.

Juga diminta peran aktif dan dukungan dari seluruh perangkat daerah, elemen masyarakat dan swasta. "Karena dukungan tersebut memegang peran penting dalam upaya penerapan program yang akan segera diterapkan,"imbuhnya. (*)