A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Disparbud Pandu Tur Wisata IFTA di Tanggamus | Harian Momentum

Disparbud Pandu Tur Wisata IFTA di Tanggamus

846 Views
Romongan Indonesian Fighter Tourism Association (IFTA), Rest Area Gisting Kabupaten Tanggamus.

MOMENTUM,Gisting--Bupati Hj Dewi Handajani menyambut beberapa kepala daerah dan rombongan pemandu tur wisata Indonesian Fighter Tourism Association (IFTA), Rest Area Gisting Kabupaten Tanggamus, Senin (28-2-2022).

Hadir mendampingi bupati, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Retno Damayanti, Kabag Protokol Riens, Camat Gisting Purwanti, Uspika Kecamatan Gisting dan beberapa kelompok UMKM di Kabupaten Tanggamus.

Penyambutan oleh Bunda Dewi--sapaan akrab bupati Tanggamus--dilakukan di Taman MK Prayitno atau Rest Area Gisting. Selama di Tanggamus rombongan pun berkunjung ke Teluk Kiluan, air terjun Way Lalaan, Muara Indah Kotaagung dan Pekon/Desa Sumbermulyo, Kecamatan Sumberrejo.


Rombongan di antaranya Iswanti, S.E., M.M, Wakil Bupati Kabupaten Seruyan, H. Firdaus, SKM Wakil Bupati Aceh Tengah beserta istri, H. Mutsyuhito Solin, Dr,M.Pd Wakil Bupati Pakpak Barat beserta istri, Satya Titiek Atyani Djoedir Wakil Bupati Barito Selatan, dan Astri Direktur Penataan dan Administrasi Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri.

"Kami mengapresiasi dari Indonesian Fighter Tourism Association (IFTA) yang luar biasa, dimana melalui kegiatan ini journey of the real on Tanggamus yang mengenalkan objek wisata di Tanggamus," ujar Bupati Dewi.

Dia berharap potensi wisata, produk UMKM dan kuliner dapat mendongkrak pertumbuhan wisata makin baik dan maju. Tanggamus makin dikenal.


"Harapan saya ada manfaatnya untuk kami, ada pertumbuhan masyarakat di sektor jasa, perdagangan, pertanian, dan lainnya. Mari kita kunjungi dan beli produk lokal sehingga membangkitkan ekonomi nasional," ujar bupati.

Peserta adalah fighter traveler sejati yang setia mengikuti tiap event uji destinasi dari IFTA. Dengan semboyan unitiy and togetherness, misi tanpa aksi sama dengan halusinasi.

Khususnya untuk kemajuan pariwisata di Tanggamus yang harus terus dikenalkan, Sehingga bidang pariwisata di kabupaten ini semakin maju dan berkembang.

Untuk tumbuhnya pariwisata sebaiknya juga tumbuhkan sikap lapangkan hati, bersihkan jiwa, fighter never give up! Sebab pariwisata adalah bentuk pelayanan yang didukung potensi alam, dan pemberdayaan masyarakat.

Meski pun negara kita masih dilanda bencana covid 19 dan semoga semua nya akan segera berlalu serta kehidupan kita akan kembali seperti sedia kala, kita semua masyarakat kabupaten tanggamus berharap potensi wisata, produk UMKM dan kuliner dapat mendongkrak pertumbuhan wisata makin baik dan maju. Tanggamus makin dikenal.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Tanggamus Retno Noviana Damayanti menjelaskan, tujuan dari uji trip untuk membangkitkan dan memberikan motivasi tentang kepariwisataan kepada masyarakat bagaimana membentuk desa wisata.

“Jadi negosiasi harga langsung dengan desanya. Seperti desa wisata Kampung Baru ini yang dikemas dalam bentuk paket wisata, yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Paket lengkap mulai dari harga, produk UMKM hingga kuliner lengkap jadi satu. Begitu juga dengan para pelaku hotel dan restoran, dapat juga join kerjasama. Dengan begitu kita juga sekaligus memperkenalkan produk-produk UMKM lokal, seni budaya kita kepada mereka,” papar Retno.

Diakui Retno, seharusnya kegiatan ini dapat mengundang lebih banyak tamu wisatawan. Namun disebabkan oleh pandemi dan keadaan finasial yang terbatas, rombongan yang datang sangat-sangat dibatasi.

“Saya berharap, adanya ini kita sudah ada panduan dan patokan, bahwa Kabupaten Tanggamus sangat layak untuk menjual atau dipromosikan wisata-wisata ke luar daerah. Sebab kita sudah mempunyai contoh pola perjalanan saat ini. Kunjungan wisatawan ke depan dapat meningkat serta desa-desa wisata lainnya dapat bermunculan, produk UMKM kita semakin berkembang dan dikenal, yang pasti peningkatan ekonomi masyarakat kita semakin lebih baik lagi,” ucap Retno.(**)