A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Barikade Gusdur akan Gelar Nobar Film "The Santri" | Harian Momentum

Barikade Gusdur akan Gelar Nobar Film "The Santri"

1261 Views
Pengurus DPW Barikade Gusdur Lampung berfoto bersama usai rapat persiapan peringatan Hari Santri Nasional//ist

MOMENTUM, Bandarlampung--Dalam rangka memperingati hari santri, Barisan Kader (Barikade) Gusdur Lampung akan menggelar beberapa kegiatan, salah satunya nonton bareng (nobar) film "The santri".

Sekretaris DPW Barikade Gusdur Lampung Mustofa mengatakan, nobar film The Santri dilaksanakan pada 22 Oktober 2019, bertepatan dengan Hari Santri Nasional.

"Dari hasil rapat pengurus DPW hari ini, kita putuskan beberapa kegiatan yang akan digelar dalam rangka memperingati hari santri, diantaranya nobar film The Santri," kata Mustofa kepada harianmomentum.com, Jumat (4-10-2019).

Selain nobar, dalam rangka memperingati hari santri DPW Barikade Gusdur Lampung juga akan memberikan santunan ke beberapa panti asuhan di wilayah Kota Bandarlampung.

Ketua Panitia Kegiatan Hari Santri, Mualimin menambahkan, nobar film The Satri dilakukan dalam dua sesi, pertama di bioskop, kedua di Kantor DPW Barikade Gusdur Lampung.

"Siangnya kepengurusan Barikade Gusdur Lampung nobar di bioskop. Selanjutnya kita juga akan nobar film The Santri bareng masyarakat," jelasnya.

Lebih lanjut dia menuturkan, film tersebut menceritakan resolusi jihat santri saat mereka ikut berkompetisi, memperjuangkan kemerdekaan RI.

"Santri berperan besar dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Bahkan bisa dikatakan kalau pergerakan santri itu menjadi tombak awal perjuangan," jelasnya.

Namun mirisnya, sambung dia, banyak masyarakat yang tidak tahu tentang sejarah perjuangan para santri tersebut. 

"Selama ini banyak yang menganggap peran santri dalam merebut kemerdekaan itu tidak ada," ujarnya.

Untuk itu, dibuatlah film The Santri, hasil garapan Livi Zheng yang bekerja sama dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Tujuannya, agar masyarakat tahu dab memahami sejarah, khususnya perjuangan para santri, kala itu.

"Jadi film ini (The Santri) menceritakan bagaimana perjuangan mereka, susahnya kaum santri memperjuangkan kemerdekaan RI," tuturnya.

Dketahui, dalam film itu Ketua Umum PBNU Kyai Said Aqil Siradj menjadi executive produser.

Kisah The Santri berpusat pada nilai-nilai kaum santri dan tradisi pembelajaran di pondok pesantren dengan basis kemandirian, kesederhanaan, toleransi dan cinta tanah air.

Salah satu pemeran film the santri yaitu Emil Dardak, Wakil Gubernur Jawa Timur yang berperan sebagai ustad sekaligus guru silat para santri.(acw)