A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Festival Sekala Bekhak, Pemkab Lambar Gelar Hippun Adat | Harian Momentum

Festival Sekala Bekhak, Pemkab Lambar Gelar Hippun Adat

1178 Views
Himpun adat rutin digelar untuk lestarikan ada dan budaya di Lambar. Foto. Lem.

Harianmomentum.com--Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar) menyelenggarakan hippun (musyawarah) adat untuk memperkokoh dan melestarikan kebudayaan daerah setempat. 

Hippun adat  yang menjadi bagian dari  rangkaian acara Festival Sekala Bekhak  itu berlangsung di Gedung Dalom (rumah adat/istana) Paksi Buay Bejalan Diway, di Pekon/Desa Kembahang, Kecamatan Batubrak, Selasa (9-7-2019). 

Prosesi hippun adat yang dihadiri Bupati Lambar Parosil Mabsus, Wakil Bupati Mad Hasnurin dan jajaran forkompida itu dipimpin para tokoh adat dari empat paksi/ kerajaan adat  Sekala Bekhak: Paksi Buay Bejalan Diway, Paksi Buay Pernong, Buay Belunguh dan Paksi Buay Nyerupa.

Bupati Lambar Parosil Mabsus mengatakan, himpun adat memiliki makna tersendiri bagi pemkab dan masyarakat Lambar.  Salah satu maknanya adalah, pemkab selalu melibatkan para tokoh adat  Paksi Pak Sekala Bekhak dalam pelaksanaan program pembangunan.

"Kita punya andil yang sama. Pemerintah mempunyai kebijakan pembangunan. Akan tetapi, kita juga memerlukan masukan dari kepaksian yang ada untuk pembangunan ke depan," kata Parosil.

Menurut Parosil, keberadaan pemerintah dan kepaksian harus menjadi contoh bagi masyarakat, khususnya di Lambar. 

"Majunya Lampung Barat, majunya kita semua, kebersamaan dalam pembangunan untuk menuju Lampung Barat Hebat," katanya.

Selain itu, Parosil juga memiliki gagasan untuk menjadikan beberapa pekon yang ada di kepaksian menjadi pekon adat. Dimana setiap kepaksian memiliki perwakilan pekon adat. Gagasan itu rencananya akan disusun setelah selesai dari penyelenggaraan festival.

"Saya akan panggil semua untuk perencanaan. Meski dalam pembangunan kita akan lakukan secara bertahap, satu persatu pekon dijadikan pekon adat," paparnya. (lem)