A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Pesisir Barat Torehkan Rekor MURI | Harian Momentum

Pesisir Barat Torehkan Rekor MURI

1320 Views
Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal menerima piagam rekor MURI.

Harianmomentum.com--Fesitval Teluk Stabas  dan Krui Fair menjadi bagian dari rangkaiani kegiatan  yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat untuk memperingati hari ulang tahun ke 5 kabupaten setempat tahun 2018.

 

Kedua even tersebut dibuka langsung Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal, Senin (16/4). PembukananFesitval Teluk Stabas yang akan berlangsung hingga 23 April mendatang ditandai  parade budaya Bebay Ngantak Uyun Sesuduk

 

Pareda budaya  yang menempuh rute sejumlah jalan protokol di Kota Krui itu dilepas bupati dari halaman kantor pemerintah kabupaten setampat.

 

Pelaksanaan Festival Teluk Stabas kali ini juga menorehkan prestasi membanggakan bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat. 

 

Lomba Nyelimpok Gelamay  yang melibatkan seribu perserta dalam Festival Teluk Stabas itu berhasil dalam  rekor baru Museum Rekor Indonsia (MURI).

 

Dalam sambutanya, Bupati Agus Istqlal mengatakan, Festival Teluk Stabas merupakan momentum peningkatan pengembangan sektor pariwisat sekaligus bentuk upaya pelestarian adat budaya masyarakat.

 

“Ini momentum kita untuk semakin meningkatkan pengembangan sektor pariwisata, sekaligus melestarikan kebudayaan daerah,” kata bupati didampingi Kepala dinas pariwisata setempat Audi Marpi.

 

Dia berharap, melalui Festival Teluk Stabas dapat semakin mengukuhkan eksistensi  Kabupaten Pesisir Barat sebagai daerah tujuan wisata utama di Provinsi Lampung.

 

“Pesisir Barat punya beragam potensi wisata berskala internasional. Melalui Festival Teluk Stabas kita berharap ekstensi sebagai daerah tujuan wisata utama di Provinsi Lampung akan semakin kuat, bahkan bukan tidak mungkin Pesisir Barat dapat menjadi salah satu tujuan wisata utama tingkat nasional,” harapnya.

       

Hal senda disampaikan bupati saat membuka  Krui Fair 2018 di Lapangan Pantai Labuhanjukung, Senin malam (16/4). Bupati menerangkan, Krui Fair merupakan ajang promosi  potensi dan hasil pembangunan di segala bidang.

 

Melalui Krui Fair 2018, diharapkan dapat lebih meningkatkan perekonomian daerah yang selanjutnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

 

”Tujuan utama Krui Fair adalah mempromosikan potensi dan hasil pembangunan untuk menjaring penanman ivestasi di Kabupaten Pesisir Barat,” kata bupati.

 

Dia menerangkan, penanaman investasi punya peran penting dalam menompang keberhasilan program pembangunan di suatu daerah. Karena itu, dia berharap, melalui Krui Fair akan semakin banyak investor yang tertarik untuk menanamkan modal usaha di Kabupaten Pesisir Barat.

 

 Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP  Kabupaten Pesibar Jon Edwar mengatakan, selain, instansi pemerintah Krui For juga diikuti sejumlah perusahaan swsata, BUMN dan BUMD serta para pelaku usaha mikro kecil dan menegah di kabupaten setempat,

 

Selain para kepala organisasi perangkat daerah dan  tokoh masyarakat, hadir pada pembukaan kedua even tersebut, jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) setempat. (asn)