A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Lewat Pariwisata, Lampung Timur Agendakan 101 Festival | Harian Momentum

Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Lewat Pariwisata, Lampung Timur Agendakan 101 Festival

1274 Views
Plt Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari membuka Festival Ogoh-Ogoh di Desa Rejobinangun, Kecamatan Raman Utara

Harianmomentum.com--Pengembangan program pariwisata menjadi salah satu prioritas program kerja Pemerintah Kabupaten (pemkab) Lampung Timur (Lamtim) untuk  mendongkrak realisasi pendatan asli daerah (PAD), yang  bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lamtim Zaiful Bokhari mengatakan, pengembangan sektor pariwisata dilakukan melalui berbagai upaya: promosi, peningkatan sarana dan prasarana obyek wisata.

Program pengembangan wisata dalam bentuk promosi dilakukan dengan menggelar 101 festival wisata pada tahun 2018.

 

“Secara nasional, pariwisata saat ini menjadi alat penghasil devisa negara. Begitu juga dengan skala daerah,  jelas untuk memaksimalkan perolehan pendapatan daerah yanga bermuara pada peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Tahun ini, kita mengagendakan 101 festival wisata,” kata Zaiful.

 

Festival-festival tersebut tidak hanya sebatas mempromosikan obyek wisata berskala nasional. Lebih dari diarahkan pada pengembangan potensi wisata berbasis masyarakat. 

 

“Jadi 101 festival yang kita agendakan tahun ini, diintegrasikan dengan kegiatan-kegiatan masyarakat desa. Sehingga  berdampak langsung pada upaya pengembangan potensi perekonomian desa, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.              

 

Hal senada dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lamtim Almaturidi. Menurut dia, sebagai program multisektoral, perencanaan dan pelaksanaan program pengembangan wisata harus dilakukan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat.

 

"Tanpa arah penyusunan yang jelas dan tanpa melibatkan seluruh pemangku kepentingan atau stakeholder, mustahil program yang kita laksanakan bisa berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, program 101 festival, kita laksanakan terintegrasi dengan kegiatan masyarakat desa,” kata Almaturidi.

 

Selain itu, lanjut dia, program pengembangan potensi wisata juda dilakukan melalui upaya peningkatan kualitas sumberdaya manusia.  Program tersebut dilaksanakan melalui kegiatan pelatihan dan pembinaan terhadap kelompok masyarakat sadar wisata (pokdarwis).

 

“Dinas Pariwisata Lampung Timur terus melakukan pembinaan terhadap Pokdarwis, agar pengelolaan obyek wisata dapat lebih baik untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata,” terangnya.     

 

Sejumlah obyek wisata unggulan yang dimiliki Kabupaten Lamtim, diantaranya: Taman Nasional Way Kambas. Selain menjadi pusat  konservasi dan pelatihan Gajah, di taman nasional tersebut juga dilakukan upaya konservasi Badak Sumatera. Untuk wisata sejarah, Kabupaten Lamtim punya Taman Purbakala Pugungraharjo.

 

Selanjutnya, ada obyek wisata Taman Hutan Mangrove Sriminosari di Desa Purworejo, Kecamatan Pasirsakti. Untuk kegiatan festival wisata, diantaranya: Festival Ogo-Ogoh di Desa Rejobinangun Kecamatan Raman Utara, Festival Motor Antik di Desa Sidorejo, Kecamatan Sekampungudik dan Festival Desa Wonokarto. (rif)