A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Banjir di Tulangbawang, Warga Lingkungan Bugis dan Palembang Lakukan Hal Ini | Harian Momentum

Banjir di Tulangbawang, Warga Lingkungan Bugis dan Palembang Lakukan Hal Ini

1210 Views
Sejumlah anak menikmati banjir akibat luapan Way Tulangbawang./ist

Harianmomentum.com--Hanya hitungan dua hari sejak Sabtu dan Minggu (3-4/3/2018) Way Tulangbawang sudah menggenangi pekarangan rumah warga di lingkungan Bugis dan Palembang Kelurahan Menggala Kota Kabupaten Tulangbawang.

 

Pemandangan unik tersaji saat mengunjungi lingkungan Bugis dan Palembang yang dilanda bencana banjir, anak-anak di sana begitu riang gimbira berenang bersama teman-temannya.

 

Pada sore hari, nanti akan kita liat pemandangan yang sangat seru lingkungan Bugis dan Palembang yang menjadi wisata dadakan dengan banyaknya warga dari luar hanya sekedar untuk menikmati pemandangan dan berenang.



 

Menurut keterangan warga Bugis Johan (45), Way Tulangbawang meluap begitu cepat dengan hitungan hari sudah menggenangi perkarangan rumah. "Kami sebagai warga yang sudah terbiasa dengan kehadiran banjir tahunan ini tidak kaget lagi, bahkan kami  sudah menyiapkan lantai atas, untuk mengantisipasi luapan Way Tulangbawang tersebut," ujarnya santai.

 

Terpisah, Sulaiman (50) mengkhawatirkan luapan Way Tulangbawang akan menggenangi jalan lintas timur (Jalintim) tepatnya di Kampung Cakatraya. 


"Jika ini terjadi maka Jalintim yang ada di Tulangbawang akan lumpuh total, karena tidak ada alternatif yang bisa dilalui," keluhnya. (red)