A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

17 Maret Ada Kontes Bonsai di Kebun Raya Liwa | Harian Momentum

17 Maret Ada Kontes Bonsai di Kebun Raya Liwa

2508 Views
Anggota Paguyuban Penggemar Bonsai Kabupaten Lampung Barat siap ikut kontes Bonsai di Kebun Raya Liwa, 17 Maret mendatang.

Harianmomentum.com--Paguyuban Penggemar Bonsai (PPB) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) akan menggelar kontes atau pemeran bonsai.

 

Ketua panitia kegiatan tersebut Widyatmoko Kurniawan mengatakan, kontes bonsai itu akan dilaksankan di Kebun Raya Liwa, mulai 17 hingga 22 Maret 2018.

 

“Bukan hanya bonsai jadi yang boleh ikut, tapi bonsai setengah jadi juga boleh ikut kontes ini. Kita juga akan mengkolaborasilkan kontes ini dengan Komonitas Pemotret Liwa,” kata Widyatmoko pada harianmomentum.com, Jumat (2/3).

 

Menurut dia, selain untuk lebih memperkenalkan seni bonsai pada masyarakat, kontes itu juga menjadi ajang silatruahmi dan tukar pikiran antar sesama penggemar bonsai di Provinsi Lampung. 

 

“Ini akan menjadi sarana para penggemar bonsai untuk tukar pikiran terkait seni bonsai. Selain itu, kita ingin memberikan pemahaman pada masyarakat, bahwa seni bonsai bisa dikembangkan menjadi usaha bernilai ekonomi tinggi,” terangnya.

 

Sapa Wijaya salah satu panitia kegiatan itu mengatakan, hingga saat ini sudah tercatat lebih dari seratus penggemar bonsai yang akan ambil bagian dalam kontes tersebut. 

 

"Pemilihan lokasi pameran ini berdasarkan kesepakatan panitia. Tujuannya juga untuk mempromosilkan Kebun Raya Liwa sebagai destinasi wisata, sekaligus pusat konservasi dan penelitian berbagai jenis tanam langka,” kata Sapa. (lem)