A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Terror Truk Stockholm Swedia, Kemenlu: Tidak Ada WNI Jadi Korban | Harian Momentum

Terror Truk Stockholm Swedia, Kemenlu: Tidak Ada WNI Jadi Korban

1128 Views
Ilustrasi Terror Truk Stockholm Swedia. Foto: net

Harianmomentum--Tidak ada informasi yang menyebutkan adanya warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam teror truk di pusat perbelanjaan DrottninggatanStockholmSwedia.

Hal itu disampaikan kementerian luar negeri melalui akun twitter resminya @portal_kemlu_RI beberapa saat lalu, Sabtu (8/4).

"Sampai saat ini tidak ada informasi mengenai WNI yang menjadi korban. 
Kemenlu RI terus ikuti perkembangan aksi teror yg terjadi di #Stockholm pada (7/4) Pkl. 13.53 (WS)," demikian bunyi lengkap pernyataan kemenlu, dikutip RMOL.CO.

Sebagaimana diberitakan, polisi 
Swedia telah menangkap seorang pria setelah sebuah truk pengangkut barang menabrak sebuah supermarket di Stockholm, dan menewaskan empat orang dan belasan lainnya terluka.

Pria itu ditangkap di pinggiran utara 
Stockholm, setelah polisi merilis gambar CCTV dari orang yang diduga pelaku. Demikian diberitakan BBC.

Perdana Menteri 
Swedia, Stefan Lofven, menyebut serangan hari Jumat sore waktu setempat itu sebagai serangan teroris. Lebih dari 12 orang dilaporkan terluka akibat aksi tersebut.

Perbatasan negara pun telah diperketat atas permintaan perdana menteri.

Serangan truk terjadi di depan Ahlens Department Store di Queen Street, salah satu jalan pedestrian kota. Bagian depan truk lori berwarna biru itu tampak hancur karena menabrak bagian depan toko. Pelaku diduga berjumlah dua orang.

Perusahaan bir yang memiliki kendaraan mengakui truknya dibajak oleh seorang pria di luar sebuah restoran di dekat tempat kejadian ketika sedang melakukan pengiriman barang.

Beberapa jam lalu (Jumat malam waktu setempat), polisi menangkap pria yang mengenakan jaket berkerudung. Pria yang mirip salah satu pelaku itu ditangkap di daerah Marsta. Namun, belum jelas apakah pria yang ditangkap itu merupakan terduga pengemudi truk.

Bila terkonfirmasi sebagai serangan 
teror, maka serangan itu akan menjadi serangan teror yang mematikan pertama di Swedia.(Red)