A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

25 Korban Longsor Ponorogo Belum Ditemukan, Tim SAR Lanjutkan Pencarian | Harian Momentum

25 Korban Longsor Ponorogo Belum Ditemukan, Tim SAR Lanjutkan Pencarian

1079 Views
Bencana tanah longsor di Desa Banaran Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Foto: Google

Harianmomentum--Tim SAR gabungan belum berhasil menemukan lagi korban yang tertimbun longsor di Desa Banaran Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

 

"25 korban masih hilang," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNB), Sutopo Purwo Nugroho melalui siaran pers yang diterima RMOL.co,Jumat, (7/3).

Sutopo memaparkan, operasi SAR pada hari ini dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan briefing dan pembagian tugas. Tim SAR gabungan sebanyak 686 orang terbagi menjadi empat sektor yaitu A, B, C, dan D. 

Penambahan sektor D bertugas mengurai material longsoran yang menutup aliran sungai dan mencari korban.

Pencarian korban longsor akan terus dilakukan hingga 
Sabtu (15/4) depan.

"Memang tidak mudah mencari korban karena tebalnya material longsoran yang mencapai 30 meter di lereng bawah makota longsor," terangnya. 

Diperkirakan volume material longsoran mencapai 2-3 juta meter kubik dengan panjang dari bukit asal longsor hingga titik terakhir longsor mencapai 1,22 kilometer.

Kendala lain, menurut Sutopo, adalah cuaca yang sering hujan pada siang hari. Hampir setiap hari hujan sehingga operasi SAR dihentikan pada pukul 14.30 WIB.

Sebanyak 10 alat berat masih dikerahkan mencari korban. Aksesibilitas lokasi longsor yang cukup sulit dijangkau.

Selain itu juga, beber Sutopo, petugas SAR sudah mengalami kelelahan setelah bekerja selama enam hari sehingga perlu diganti dengan petugas yang baru.(Red)