A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Awasi Proses Coklit, Bawaslu: TPS Harus Dekat Pemilih | Harian Momentum

Awasi Proses Coklit, Bawaslu: TPS Harus Dekat Pemilih

215 Views
Komisioner Bawaslu Bandarlampung, Juwita. Foto: Ikhsan.

MOMENTUM, Bandarlampung--Menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) 2024, Bawaslu Kota Bandarlampung akan mengawasi proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih. Salah satu fokus pengawasannya, jarak tempuh pemilih ke tempat pemungutan suara (TPS). 

"Jarak tempuh itu diperhatikan. Harus terdekat dengan kediaman," ujar Komisional Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandarlampung, Juwita, Senin, (24-6-2024) sore.

Juwita mengatakan, Bawaslu juga mengawasi persoalan anggota dalam kartu keluarga (KK) yang sudah memiliki hak memilih, harus terdata dalam proses coklit.

"Yang kita awasi itu data pemilih misalnya ada berapa dalam kartu keluarga yang sudah bisa memilih. Kemudian juga jangan sampai pemilih dalam satu KK TPS itu berbeda. Jangan sampai bapak dimana ibu dimana," terangnya.

"Termasuk penempelan stiker begitu, karena itu ada di dalam petunjuk teknis harus ditempel," imbuhnya.

Dia mengimbau, kepada para jajaranya untuk bekerja mengawasi proses coklit itu secara meleka dan menjunjung tinggi integritas.

"Mengimbau kepada Pengawas Kecamatan dan PKD untuk bekerja mengawasi itu, jaga integritas. Kalau sudah menjalankan itu, tahapan akan berjalan sesuai dengan regulasi. Itulah pilkada yang diharapkan oleh masyarakat," tutupnya. (***)