A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Pj Bupati Tanggamus Buka Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting. | Harian Momentum

Pj Bupati Tanggamus Buka Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting.

161 Views
Penjabat Bupati Tanggamus, Mulyadi Irsan di Pekon Tanjunganom, Kotaagung Timur. Foto. Ist.

MOMENTUM, Kotaagung Timur -- Penjabat Bupati Tanggamus, Mulyadi Irsan membuka Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Balai Pekon Tanjunganom, Kecamatan Kotaagung Timur, Senin 10 Juni 2024.

Menurut Pj Bupati, berdasarkan data survei kesehatan Indonesia tahun 2023, secara nasional menunjukkan penurunan preferensi kualitas stunting. Dari 21,6 persen pada 2022 menjadi 21,5 persen pada 2023. Peningkatan balita wasting dari 7,7 persen menjadi 8,5 persen.

"Tentu, angka tersebut tidak menunjukkan signifikansi terhadap upaya yang sudah dilakukan di seluruh sektor terkait. Karena itu, akan dilaksanakan intervensi secara serentak pencegahan stunting di seluruh Indonesia pada Juni 2024," kata Mulyadi.

Dikatakan, pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah segera melaksanakan upaya konkrit melalui tim percepatan penurunan stunting di semua tingkatan untuk melakukan gerakan intervensi terletak pada stunting. Dengan sasaran seluruh ibu hamil, balita dan calon pengantin. Gerakan intervensi serentak ini sejalan dengan inovasi gemah penting yang ada di Kabupaten Tanggamus. 

Intervensi serentak stunting bertujuan mendeteksi secara dini permasalahan terkait stunting di tingkat masyarakat. Kemudian memberikan edukasi pencegahan stunting kepada seluruh sasaran, termasuk keluarga beresiko tinggi. Juga, melakukan intervensi bagi sasaran yang didapati melalui permasalahan gizi serta meningkatkan kunjungan dan yang terakhir adalah memperoleh data preferensi. 

Data hingga 10 Juni 2024, tercatat dari target kelompok sasaran sesuai address sebanyak 39.973. Terdiri dari 2948 ibu hamil, 36.779 balita, dan 246 calon pengantin. Yang telah dilakukan pelayanan di posyandu sebanyak 35.910 atau sebesar 88,96 persen dari seluruh sasaran dan masih ada sebanyak 11,04 persen yang harus dikejar.

Mulyadi menyebutkan, ada beberapa kecamatan yang sudah mencapai 100 persen pada Juni 1 2024. Yaitu,  Kecepatan Cukuhbalak, Semaka, Kelumbayan, Kotaagung Barat, Bandarnegeri Semuong, Airnaningan, dan Kotaagung Timur.

Hadir pada kegiatan itu, para pejabat di lingkungan Pemkab Tanggamus. Seperti, Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, Ketua TP PKK Hellen Veronica, Kasdim 0424 Mayor Inf Solikhul Makruf, mewakili Kapolres, Kompol Syarwani; mewakili Kajari Tanggamus Tri Nurwandi Sinaga, mewakili Ketua PN Tanggamus Arif Adhari, mewakili Ketua PA Agus Budiawan, mewakili Kemenag Mardanus. Juga hadir, Camat Kotaagung Timur Ilham, dan Kepala Pekon Tanjunganom Sumardi. (**)