A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Bawaslu Mesuji Diterpa Isu Pencurian Arus Listik | Harian Momentum

Bawaslu Mesuji Diterpa Isu Pencurian Arus Listik

298 Views
Sekertaris Bawaslu Mesuji Andre Al Rendra (tengah) dan Tim Opal PLN. Foto. Arifin.

MOMENTUM, Mesuji -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mesuji diterpa isu tak sedap. Tersebar kabar, lembaga penyelenggaran pemilu itu melakukan pencurian arus listrik.

Informasi miring itu berawal dari datangnya petugas Operasi Pemutusan Aliran Listrik (OPAL) PLN beberapa hari silam di Kantor Bawaslu Mesuji. 

Sekertaris Bawaslu Mesuji, Andre Al Rendra, menegaskan, informasi pencurian listri itu hanya isu. Tidak benar, jika Kantor Bawaslu Mesuji telah mencuri arus listrik PLN.

Dia menjelaskan, listrik yang digunakan di Kantor Bawaslu Mesuji adalah paket multiguna yang merupakan produk resmi PLN.

“Perihal dugaan pencurian listrik milik PLN yang diberitakan itu tidak benar. Hasil pemeriksaan OPAL kemarin telah dijelaskan Pimpinan Tim OPAL, yaitu Pak Apri, bahwa kondisi sambungan, meteran, dan MCB sama persis seperti ketika petugas terakhir melakukan instalasi tanpa ada yang berubah atau dirubah," kata Andre, Kamis 6 Juni 2024.

"Saat ini kami menggunakan produk sambungan Multiguna milik PLN sejak Februari lalu. Untuk penjelasan lebih lanjut, dapat langsung ditanyakan kepada pihak PLN mengenai produk Multiguna tersebut," lanjutnya. 

Penggunaan sambungan Multiguna PLN ini diawali setelah surat Bawaslu Mesuji kepada PLN pada 1 Februari 2024, mengenai pengaduan dan permintaan pemeriksaan jaringan listrik di gedung kantor Bawaslu Mesuji.

“Ya, ketika saya pertama kali bekerja di sini (sebagai sekretaris), saya melihat bahwa sambungan listrik ini tidak wajar dan saya merasa berpotensi berbahaya (terbakar), itulah mengapa saya segera melapor kepada PLN untuk diperiksa dan diperbaiki. Mungkin pendahulu saya sebelumnya kurang memahami atau belum sempat melapor," terang Andre. 

Sementara itu, Apri selaku ketua Tim OPAL PLN yang melakukan pemeriksaan di Kantor Bawalu Mesuji, ketika dihubungi melalui Whatsapp, menyatakan bahwa informasi tentang pencurian listrik tersebut tidak benar. (***)