A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Seorang Ibu Nyaris Tewas di Tangan Anak Kandung | Harian Momentum

Seorang Ibu Nyaris Tewas di Tangan Anak Kandung

217 Views
Aparat Polsek Sukoharjo, Pringsewu mengindentifikasi lokasi kejadian anak bacok ibu kandungnya. Foto. Ist.




Seorang Ibu Nyaris Jadi Korban Tewas di Tangah Anak Kandung


MOMENTUM, Pringsewu -- Seorang ibu nyaris tewas di tangan anak kandungnya sendiri. Sumarni (64), warga Pekon Waringinsari Timur, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, diserang secara brutal oleh anak kandungnya, Winarno (38) menggunakan senjata tajam.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu, 5 Juni 2024 sore, mengakibatkan Sumarni menderita luka parah di sekujur tubuhnya.

Beruntung, menantu korban segera mengetahui kejadian tersebut dan berhasil menyelamatkan serta mengevakuasi Sumarni ke fasilitas kesehatan terdekat.

Sedang Winarno, diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan sempat dipasung selama tiga tahun. Setelah aksinya diketahui, Winarno mencoba bunuh diri dengan melukai dirinya menggunakan senjata tajam, namun upaya tersebut tidak berhasil.

Kapolsek Sukoharjo, Iptu Riyadi membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, peristiwa tragis ini terjadi di rumah korban di Pekon Waringinsari Timur pada Rabu, 5 Juni 2024 sekitar pukul 17.30 WIB.

Akibat penganiayaan ini, Sumarni mengalami luka bacok dan sayat di enam bagian tubuhnya, dengan luka paling parah di bagian belakang kepala dan leher. Saat ini, Sumarni sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Az-Zahra Kalirejo, Lampung Tengah.

“Sementara itu, Winarno yang juga mengalami luka robek di bagian kepala, leher, dan dagu akibat upaya bunuh diri, kini dirawat di Puskesmas Sukoharjo dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian,”terang Riyadi mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Benny Prasetya pada Kamis 6 Juni 2024.

Kapolsek menambahkan, pada 2005, Winarno sempat berusaha membakar rumah orang tuanya dan pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Lampung. 

Kini barang bukti berupa golok dan pisau yang digunakan pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian sebagai alat bukti penganiayaan dan upaya bunuh diri.

Menurut Riyadi, pihaknya masih menyelidiki penyebab Winarno sampai nekat menganiaya ibu kandungnya dengan begitu sadis. Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap pelaku.

Hingga kini, polisi belum dapat meminta keterangan dari tersangka. Karena Winarno masih belum bisa diajak berkomunikasi dengan baik untuk dilakukan pemeriksaan mengingat kondisinya yang diduga mengalami gangguan jiwa, setiap ditanya pelaku tidak menjawab.

Riyadi menjelaskan bahwa penyidik Unit Reskrim Polsek Sukoharjo telah membawa Winarno ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lampung pada Kamis (6/6/2024) siang untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan dokter kejiwaan untuk melakukan pemeriksaan terhadap pelaku pembacokan anak terhadap ibu kandungnya tersebut," katanya. (**)