A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Bupati Pesawaran Sebut Peringatan Harkitnas Momentum Krusial | Harian Momentum

Bupati Pesawaran Sebut Peringatan Harkitnas Momentum Krusial

456 Views
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona

MOMENTUM, Gedongtataan--Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) menjadi momentum krusial untuk lebih memahami pentingnya mengikuti perkembangan teknologi.  

Demikian disampaikan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona pada upacara peraingatan Harkitnas ke 116 tahun 2024 di lapangan pemkab setempat, Senin (20-5-2024).

Bupati Dendi mengatakan, saat ini bangsa Indonesia sedang  berada pada fase kebangkitan kedua untuk melanjutkan semangat dan cita-cita  kebangkitan pertama.

"Berbeda dengan perjuangan yang telah dirintis lebih dari seabad lalu,di fase kebangkitan kedua ini kita menghadapi beragam tantangan dan peluang baru untuk kemajuan teknologi menjadi penanda zaman baru," katanya. 

Kemajuan teknologi telah menjadi bagian dari peradaban. Inovasi-inovasi teknologi mendorong perubahan kehidupan manusia secara revolusioner. 

Menurut Dendi, di zaman ini siapa yang menguasai teknologi, dia pula yang akan menguasai peradaban. Sehingga penguasaan atas teknologi merupakan keniscayaan untuk menyongsong “Indonesia Emas.” 

Dia menyebut, saat ini telah terbentang potensi luas kekuatan yang siap merambah dunia. Bonus demografi menunjuka 60 persen penduduk Indonesia dalam dua dekade ini merupakan usia produktif yang siap mengembangkan inovasi-inovasi baru bagi kemajuan teknologi dan pertumbuhan ekonomi bangsa.

"Presiden Joko Widodo juga menekankan bagaimana di dalam sejarah peradaban negara-negara dan bangsa-bangsa, kesempatan itu (bonus demografi) hanya datang satu kali sehingga tidak boleh keliru dalam memilih langkah," terangnya. (**)