A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Sudin: Siapa Saja Boleh Nyalon, Asal Punya Isi Tas | Harian Momentum

Sudin: Siapa Saja Boleh Nyalon, Asal Punya Isi Tas

474 Views
Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Lampung, Sudin. Foto. Ikhsan.

MOMENTUM, Bandarlampung--Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Lampung, Sudin mengaku tidak akan mencalonkan diri dalam pemilihan gubernur pada 2024. Dia akan mendukung kader yang maju lewat partainya.

"Saya ini gak pantes, saya sudah jadi anggota DPR RI. Alhamdulillah. Saya gak bakal maju, dan siapa yang maju kita dukung," kata Sudin saat ditemui usai rapat koordinasi pembentukan tim penjaringan di kantor PDIP Lampung, Kamis (18-4-2024). 

"Banyak kader kita, ada Pak Umar Ahmad, ada Pak Sutono, atau pak Yanuar mau coba-coba karena kita ini harus koalisi," imbuhnya.

Baca Juga: PDI Perjuangan Bentuk Tim Penjaringan Calon Kepala Daerah

Mengenai kesiapan, kata dia, tentu harus siap untuk semua hal misal elektabilitas, pendanaan seperti kesanggupan membayar uang saksi, untuk biaya kampanye, koalisinya dengan siapa dan lain-lain.

Dia menyebut, untuk koalisi pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada DPP. "Itu kami serahkan kepada DPP. Mengenai regulasinya nanti seperti apa itu juga lagi digodok. Nanti kita sampaikan ke media," ungkapnya.

Tak hanya itu, Sudin juga menyebut partainya membuka ruang untuk siapa saja yang ingin maju pilkada lewat perahu besar PDIP. Termasuk calon kada dari partai lain.

"Siapa saja boleh asal dua hal, elektabilitas dan isi tas," ujarnya. (**)