A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Wacana Duet Umar dan Edy Irawan, Ini Kata Sekretaris PDIP dan Demokrat Lampung | Harian Momentum

Wacana Duet Umar dan Edy Irawan, Ini Kata Sekretaris PDIP dan Demokrat Lampung

454 Views
Umar Ahmad dan Edy Irawan. Foto: dokumen momentum.

MOMENTUM, Bandarlampung--Wacana duet Umar Ahmad dan Edy Irawan pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung 2024, mendapat tanggapan dari sekretratis partai masing-masing.

Menurut Sekretaris DPD PDI Perjuangan Lampung Sutono, penentuan tokoh yang akan menjadi calon gubernur dari partainya, merupakan kewenangan DPP PDI Perjuangan.

"Untuk pilgub, kewenangannya ada di DPP. Posisi DPD, melakukan penjaringan aspirasi dan pada saat akan diumumkan," kata Sutono, Rabu, (17-4-2024).

Meskipun demikian, Sutono menyambut baik kader yang punya keinginan maju kontestasi pilkada serentak yang digelar pada 27 November 2024.

"Kalau ada kader yang mau maju pasti disambut dengan baik. Politik ini segalanya bisa terjadi, ada orang yang senang terbuka ada juga yang senang tertutup, ada yang didorong ada yang gak perlu didorong tapi maju sendiri," ungkapnya. 

Sutono menyampaikan, meskipun telah santer sejumlah nama kader PDI Perjuangan untuk maju, seperti Umar Ahmad, sampai dengan saat ini nama tersebut belum meminta restu kepada partai.

"Sampai saat ini belum ada (yang meminta restu DPD) karena memang prosesnya masih panjang. Kalau perintah DPP itukan sampai dengan akhir Mei. Sekarang masih April. Pendaftaran pada bulan Agustus, masih sangat panjang," tukasnya.

Disinggung soal pasangan Umar dan Edy Sutono mengatakan, hal itu merupakan harapan dari para tim sukses. "Itukan keluar dari para tim suksesnya, kita baru komunikasi. Belum ada gandengan partai lain," tutupnya.

Sementara, Sekretaris DPD Demokrat Lampung Midi Ismanto mengatakan, Edy Irwan saat ini telah menerima surat dari DPP Demokrat agar maju menjadi Cawagub Lampung.

"Hasil kajian dari DPP memang diproyeksikan cawagub. Baru sebatas proyeksi, belum penugasan resmi," bebernya.

"Kita mendukung. Harapan para ketua DPC kepada ketua Edy untuk maju kepala daerah masuk dalam pemetaan dari DPP," sambungnya.

Midi mengatakan, sebagai kader partai akan bekerja secara maksimal untuk memperjuangkan Edy Irawan menjadi kepala daerah baik itu di gubernur ataupun wakil gubernur.

"Sekarang tahapan konsolidasi, komunikasi politik begitu. Politik itu soal komunikasi dan kompromi," kata dia.

Menurutnya, apabila Umar Ahmad bergandengan dengan Edy Irawan dinilai sangat baik. "Apalagi kalau dengan Umar Ahmad memang ada kedekatan tersendiri. Tapi soal nanti mau seperti apa belum tau. Ini baru harapan-harapan begitu," bebernya.

"Ini memang baru batas komunikasi politik. Memang banyak yang mencocokan. Dengan siapapun cocok ketua Edy ini karena dia sosok yang mengayomi, anaknya kyai besar NU," tutupnya.

Sebelumnya, Umar Ahmad menilai sosok Edy adalah politisi serta akademisi senior yang siap membimbing maupun dibimbing.

"Wan Edy secara kapabalitas orang yang mumpuni, kalau kata lampung dapok nutuk dan di tutuk," ujar Wakil Ketua Bapilu PDI Perjuangan Lampung Umar Ahmad, Selasa, (16-4).

Selain dicocokan dengan Edy Arief, Umar juga santer dipasangkan dengan eks Gubernur Lampung Ridho Ficardo.

"Pak Ridho ga mungkin jadi wakil, orang yang pernah jadi gubernur ga bisa jadi wakil kata aturan. Yang jelas semua masih dalam penjajakan, menghitung dari semua aspek," tuturnya. (**)