A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Pemkab Pesibar Terima DBH Sawit Rp9,4 Miliar | Harian Momentum

Pemkab Pesibar Terima DBH Sawit Rp9,4 Miliar

199 Views
Pelaksana tuga Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pesibar Tanwir

MOMENTUM, Krui-- Pemerintah Kabupaten  Pesisir Barat (Pesibar) mendapat bantuan dari pemerintah pusat untuk pembangunan akses distribusi kelapa sawit, sebesar Rp9,4 miliar. Bantuan tersebut berasal dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit, yang dialokasikan untuk dua tahun: 2023 dan 2024.

Pelaksana tuga Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pesibar Tanwir mengatakan, tahun 2023 pemkab setempat menerima DBH Sawit Rp4,76 miliar dan tahun 2024 meneriam Rp4,72 miliar.

“Alokasinya DBH tersebut, dianggarkanya dua kali, tahun 2023 dan 2024. Begitu juga dengan kegiatannya, semuanya akan dilaksanakan pada tahun ini. Kegiatan itu untuk pembangunan jalan kabupaten yang menjadi lintasan kendaraan pengangkut hasil produksi kelapa sawit,” katanya, Senin, (1-3-2024).

Ada pun titik lokasi jalan yang akan dibangun melalui anggaran DBH Sawit  itu  dikhususkan untuk jalan kabupaten yang menjadi jalur distribusi sawit. Penentuan titik lokasi, ditetapkan oleh pusat, sesuai dengan tema anggaran.

“Ada dua kegiatan DBH kelapa sawit. Tahun 2023 untuk pembangunan jalan Kupang Ilir-Usang Pulau, Kecamatan Pesisir Selatan sebesar Rp4,76, sepanjang dua kilometer. Sedangkan tahun 2024, untuk pembangunan jalan Sumberagung- Ulokmukti, Kecamatan Ngambur sebesar Rp4,72 miliar dengan panjang jalan 3,6 kilometer,” terangnya, Senin (1-4-2024). 

Dia menjelaskan, penetapan lokasi pekerjaan itu ditentukan oleh pusat, dengan merujuk pada beberapa usulan dari pemkab. Kemudian melalui foto satelit, terkait titik mana yang dianggap layak untuk dibangun. Begitu juga juklak dan juknis pelaksanaanya ditentukan pemerintah pusat.

Terkait waktu pelaksanaan pekerjaan, tinggal menunggu undangan rekon dan validasi dari pusat. Menurutnya, anggaran yang bersumber dari DBH Sawit itu, sudah masuk dalam APBD Pesibar Tahun Anggaran 2024.

"Baik pekerjaan tahun 2023 maupun yang 2024, kita tinggal menunggu verifikasi dan rekon dari pusat saja. Bila itu sudah selesai, serta sudah diperiksa lengkap, bisa langsung kita laksanakan. Mudah-mudahan proses lelangnya bisa lebih cepat, jadi bisa melaksanakan secepatnya juga," harapnya. (**)