A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

PAN Lampung Fokus Jaring Calon Kepala Daerah, Soal Koalisi Tunggu DPP | Harian Momentum

PAN Lampung Fokus Jaring Calon Kepala Daerah, Soal Koalisi Tunggu DPP

288 Views
PAN. Foto: ist

MOMENTUM, Bandarlampung--Menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada), Partai Amanat Nasional (PAN) Lampung, fokus melakukan penjaringan bakal calon gubernur, walikota dan bupati. Sementara masalah koalisi, menunggu arahan dari DPP partai.

Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah PAN Lampung, Joko Santoso mengatakan, untuk kontestasi pemilihan gubernur, ada dua nama yang akan diajukan. Yaitu, Putri Zulkifli Hasan dan Irham Jafar Lan Putra.

"Untuk koalisi dengan partai lain, itu nanti kebijakan DPP yang memutuskan," kata Joko Santoso, Selasa (26-3-2024).

"Saat ini, aspirasi dari arus bawah itu yang akan kita ajukan ada Putri Zulkifli Hasan dan Ketua DPW Irham Jafar Lan Putra," imbuhnya.

Disinggung kemungkinannya berkoalisi dengan Gerindra, Joko menyebut pihaknya tetap menunggu keputusan DPP.

"Kembali lagi, saat ini masih tahap penjaringan. Nanti yang akan menentukan kita berpasangan dengan partai mana itu DPP," jelasnya.

"Kalau pun kita dipasangkan dengan Gerindra ya tidak ada masalah hubungan kita juga sangat baik. Itu ada kemungkinan besar. Kalau komunikasi kita lakukan dengan semua partai koalisi Indonesia maju, dengan Golkar, Demokrat itu kita komunikasi terus," tambah dia.

Ia menyebut, sampai saat ini belum ada pembahasan di internal partai terkait koalisi pilgub mendatang.

"Sekarang kan masih penjaringan, setalah itu kita survey. Dari survei itu mana yang terbaik baru digandengkan dengan koalisi," terangnya. (**)