A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Pembakaran Kantor PPA Souh, Polisi Periksa 5 Warga | Harian Momentum

Pembakaran Kantor PPA Souh, Polisi Periksa 5 Warga

191 Views
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Umi Fadilah Astutik. Foto. Ist.

MOMENTUM,Bandarlampung--Polres Lampung Barat memeriksa lima warga yang diduga terlibat pembakaran kantor Balai Perlindungan dan Pelestarian Alam (PPA) Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) Resort Suoh. 

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Umi Fadilah Astutik membenarkan pemeriksaan terhadap lima warga tersebut.

"Benar, lima orang yang terindikasi terlibat secara aktif dalam peristiwa pembakaran dan pengerusakan kantor Balai TNBBS pada Senin kemarin," kata Umi, Sabtu 16 Maret 2024 petang.

Kelimanya berinisial S, AF, B, M dan T. Menurut Umi, kelima orang tersebut saat ini masih diperiksa di Mapolres Lampung Barat. Status kelima warga tersebut saat ini masih terperiksa. 

"Belum ada penetapan tersangka, lima orang ini masih berstatus terperiksa," kata Umi.

Dia menambahkan, sebelumnya penyidik Satreskrim Polres Lampung Barat telah memeriksa 11 orang saksi dari pihak warga dan kantor balai.

"Dari hasil penyelidikan, kelima warga itu diduga terlibat aksi pembakaran, sehingga diperiksa lebih lanjut," katanya. 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Umi Fadillah Astutik mengatakan, proses penyelidikan dilakukan untuk mengetahui adanya dugaan provokasi pada peristiwa tersebut. 

"Saat ini proses penyelidikan masih terus berlanjut, sudah sebanyak 4 warga setempat diperiksa sebagai saksi. Kami belum mengetahui secara pasti saat peristiwa pembongkaran dan pembakaran TNBBS apakah ada yang memprovokasi atau spontan dari gerakan masyarakat," kata Umi, Rabu (13-3). 

Dia menyampaikan, situasi pasca peristiwa pembakaran tersebut telah kondusif. 

"Warga sudah tidak berkumpul lagi di lokasi kejadian dan sudah kembali beraktivitas seperti biasa. Saat ini petugas dari Polres Lampung Barat masih dilokasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban agar tidak ada peristiwa serupa," jelas dia. (***)