A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Tekan Penyebaran DBD, Pj Bupati Pringsewu Ajak Masyarakat Gotongroyong Bersihkan Lingkungan | Harian Momentum

Tekan Penyebaran DBD, Pj Bupati Pringsewu Ajak Masyarakat Gotongroyong Bersihkan Lingkungan

246 Views
Pj Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan

MOMENTUM, Pringsewu--Pj Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan mengajak masyarakat untuk bersih-bersih dalam mengantisipasi penyebaran DBD.

Ajakan itu disampaikan Marindo saat ikut serta dalam kegiatan gotongroyong masyarakat dalam mengantisipasi penyebaran DBD di Pekon Mataram, Kecamatan Gadingrejo, Minggu (17-3-2024).

Marindo mengatakan, penyebaran DBD yang mengkhawatirkan dalam beberapa bulan terakhir, Pemerintah Daerah pun mengeluarkan surat edaran untuk masyarakat dan aparatur pekon agar melakukan bersih-bersih lingkungan sebagai upaya pencegahan DBD.

"Kami bersama Pak Sekda dan dinas terkait memantau langsung pelaksanaan gotongroyong, gerakan antisipasi DBD. Jadi, masyarakat bersama aparatur pekon melaksanakan surat edaran untuk membersihkan lingkungan sekitar beserta genangan air yang menjadi faktor potensi penyebaran penyakit DBD," kata Marindo.

Dalam agenda tersebut, terlihat masyarakat membersihkan lingkungan tempat tinggal juga adanya foging dari dinas kesehatan.

"Kemudian kami juga melaksanakan foging untuk memastikan nyamuk DBD dewasa mati. Mudah-mudahan gerakan ini bisa membantu masyarakat dalam mencegah penyakit DBD," latanya.

Marindo juga memaparkan, sejak awal tahun lalu setidaknya sudah ada 297 warga yang terjangkit DBD dan sudah sembuh. Namun, dua kasus yang menyebabkan warga terjangkit DBD meninggal dunia.

"Tetapi saat ini trendnya sudah menurun, semoga masyarakat Pringsewu selalu sehat dan terhindar dari wabah penyakit," tandasnya didampingi Kepala Dinas Kesehatan Pringsewu Purhadi.

Sementara itu, salah satu warga yang sempat terjangkit DBD Neni (46) mengutarakan, dia dua minggu terjangkit DBD dan mengaku senang ada kepedulian dari Pemerintah Daerah dengan kunjungan tersebut.

"Alhamdulillah sekarang sudah membaik, kami senang dikunjungi, terimakasih Pak Bupati," ujarnya. (**)