A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

133 JCH Ajukan Penggabungan Mahram | Harian Momentum

133 JCH Ajukan Penggabungan Mahram

214 Views
Ilustrasi

MOMENTUM, Bandarlampung--Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Lampung mencatat ada 133 jemaah calon haji (JCH) yang sudah mengajukan penggabungan mahram.

Kepala Kanwil Kemenag Lampung Puji Raharjo mengatakan, jumlah itu tercatat hingga Rabu (28-2-2024) sore.

"Berdasarkan data yang telah diinput di SISKOHAJ Kementerian Agama kabupaten/kota, yang mengajukan penggabungan mahram sebanyak 133 jemaah," kata Puji.

Dia merinci, Bandar Lampung 59 orang, Pringsewu 20, Lampung Timur 11, Pesisir Barat 11, Tanggamus 10, Tulangbawang 8, Lampung Utara 7, Metro 7, Lampung Barat 4, Pesawaran 4 dan Mesuji 2.

Menurut Puji, jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah.

"Karena mengingat pendaftaran penggabungan mahram akan terus dibuka hingga tanggal 07 Maret 2024," jelasnya.

Karena itu, dia mengimbau, Kemenag kabupaten/kota yang jemaahnya telah mengajukan penggabungan mahram segera diinput pada SISKOHAJ.

Pada kesempatan itu, dia mengatakan, pelunasan Biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) tahap II akan segera dimulai.

Untuk itu, dia mengimbau, JCH segera yang hendak melunasi Bipih pada tahap II agar mendaftar ke Kemenag kabupaten/kota.

"Pelunasan Bipih tahap kedua akan dimulai dari 13 hingga 26 Maret 2024," ujarnya.

Dia menjelaskan, ada beberapa kategori JCH yang bisa mengikuti pelunasan Bipih tahap kedua.

Pertama, jemaah yang belum melakukan pelunasan biaya haji pada tahap I karena mengalami gagal sistem.

Kedua, pendamping jemaah haji lanjut usia. Ketiga, jemaah yang hendak penggabungan suami/istri dan anak kandung/orang tua yang terpisah. Keempat pendamping jemaah haji penyandang disabilitas.

"Bagi jemaah cadangan yang belum lunas tetapi ingin melunasi, juga dapat diusulkan untuk masuk pelunasan tahap kedua dalam menu entry gagal sistem," jelasnya.

Dia menegaskan, jika kuota yang disiapkan tak terpenuhi hingga waktu pelunasan Bipih tahap kedua berakhir, maka akan dialihkan kepada jemaah cadangan.

Diketahui, Pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) untuk tahap pertama ditutup, Jumat (23-2-2024).

Hingga hari terakhir, total jemaah yang melunasi mencapai 6.742 orang. Terdiri dari 5.744 jemaah reguler dan 998 cadangan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Lampung Puji Raharjo mengatakan, total kuota jemaah calon haji (JCH) tahun 2024 mencapai 7.252. "Sehingga, masih tersedia 510 kursi lagi yang belum terisi," kata Puji.

Menurut dia, ada beberapa faktor yang menyebabkan banyaknya jemaah tidak melunasi Bipih.

"Hasil dari kuisioner yang kita lakukan, sebagian besar ada yang menunda keberangkatan tahun depan. Ada juga yang mahramnya tidak lulus istithaah (cek kesehatan)," jelasnya.

Meski demikian, menurut dia, masih ada JCH yang dalam masa evaluasi atau pemulihan. Termasuk yang mengalami gangguan pada Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (siskohat).

Sehingga, untuk jemaah yang sudah istithaah akan diberikan kesempatan melunasi pada pelunasan Bipih tahap kedua yang dimulai 13 hingga 26 Maret 2024.

"Untuk yang mengalami gagal sistem dan sedang masa evaluasi (pemulihan) masih bisa diberikan kesempatan pada tahap kedua," tuturnya. (**)