A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Banjir di Bandarlampung, Walikota Justru Salahkan Warga | Harian Momentum

Banjir di Bandarlampung, Walikota Justru Salahkan Warga

453 Views
Walikota Eva Dwiana saat meninjau daerah yang terdampak banjir

MOMENTUM, Bandarlampung--Musibah menerpa Kota Bandarlampung di Sabtu sore hingga malam hari pada Sabtu, (24-2-2024). Bahkan, hingga dini hari sejumlah lokasi masih terendam banjir.

Saat ini, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, terdapat 15 ruas jalan di Kota Bandarlampung yang terendam air, ditambah dua pohon yang tumbang.

Mirisnya, Walikota Bandarlampung Eva Dwiana terkesan menyalahkan warga. Menurut dia, banjir yang terjadi di Bandarlampung akibat sejumlah bangunan rumah yang berada di jalur sungai.

"Sudah ada beberapa tanggul yang kita perbaiki, tapi ternyata ini setelah kita cek ternyata ada bangunan rumah yang mengambil badan jalannya sungai," kata Eva saat meninjau banjir di Rajabasa Nunyai pada Minggu, (25-2-2024) dini hari.

Dia mengungkapkan, pihaknya akan menindak bangunan rumah yang terbukti bangunannya berdiri di daerah aliran sungai mengalir.

"Nanti kita koordinasikan dengan pemilik rumah dan menjelaskan jika membangun di atas badan jalan sungai ya dampaknya seperti ini (banjir)," ucapnya.

Terkait sejumlah warga yang terdampak banjir, Eva menyampaikan, pihaknya akan segera melakukan pendataan kepada warga yang terdampak musibah ini.

"Besok pagi bunda juga akan mutar lagi ketempat lainnya untuk melihat langsung rumah yang terdampak. Kalau ada yang jebol atau rusak langsung kita bantu," kata dia. (**)