A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Waktu Pelunasan Bipih Ditutup, 510 Kuota JCH Lampung Belum Terisi | Harian Momentum

Waktu Pelunasan Bipih Ditutup, 510 Kuota JCH Lampung Belum Terisi

377 Views
Kepala Kantor Wilayah Kemenag Lampung Puji Raharjo

MOMENTUM, Bandarlampung--Pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) untuk tahap pertama ditutup, Jumat (23-2-2024).

Hingga hari terakhir, total jemaah yang melunasi mencapai 6.742 orang. Terdiri dari 5.744 jemaah reguler dan 998 cadangan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Lampung Puji Raharjo mengatakan, total kuota jemaah calon haji (JCH) tahun 2024 mencapai 7.252.

"Sehingga, masih tersedia 510 kursi lagi yang belum terisi," kata Puji.

Menurut dia, ada beberapa faktor yang menyebabkan banyaknya jemaah tidak melunasi Bipih.

"Hasil dari kuisioner yang kita lakukan, sebagian besar ada yang menunda keberangkatan tahun depan. Ada juga yang mahramnya tidak lulus istithaah (cek kesehatan)," jelasnya.

Meski demikian, menurut dia, masih ada JCH yang dalam masa evaluasi atau pemulihan. Termasuk yang mengalami gangguan pada Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (siskohat).

Sehingga, untuk jemaah yang sudah istithaah akan diberikan kesempatan melunasi pada pelunasan Bipih tahap kedua yang dimulai 13 hingga 26 Maret 2024.

"Untuk yang mengalami gagal sistem dan sedang masa evaluasi (pemulihan) masih bisa diberikan kesempatan pada tahap kedua," tuturnya.

Selain itu, dia menjelaskan, untuk pelunasan Bipih tahap kedua difokuskan bagi jemaah yang hendak penggabungan mahram dan pendamping lansia.

Sementara, bagi JCH yang belum istithaah dan melunasi Bipih pada tahap pertama akan diprioritaskan untuk kuota tahun 2025.

"Sesuai ketentuan, tahap kedua itu untuk penggabungan mahram, gagal sistem dan pendamping lansia. Sedangkan yang sudah masuk porsi tahun ini tapi tidak melunasi, akan diprioritaskan tahun depan," tutupnya. (**)