A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Lagi, Seorang Warga Tewas Diterkam Harimau di Lampung Barat | Harian Momentum

Lagi, Seorang Warga Tewas Diterkam Harimau di Lampung Barat

450 Views
Suasana takziah di kediaman korban Dusun Peninjauan Pekon/Desa Bumi Hantati, Kecamatan Bandarnegeri Suoh (BNS). Foto. Ist.

MOMENTUM, Bandaranegeri Suoh -- Lagi, warga Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS) ditemukan meninggal dunia akibat diterkaman binatang buas yang diduga Harimau Sumatera. Kejadian ini tercatat yang kedua dalam sebulan terakhir di Lampung Barat.

Kali ini yang menjadi korban, seorang petani berinisial S (28),  warga Dusun Peninjauan Pekon/Desa Bumi Hantati, Kecamatan Bandarnegeri Suoh (BNS). 

Kejadian bermula pada Rabu 21 Februari 2024 sekitar pukul 08.30 WIB, korban pamitan ke kebun. Namun, hingga menjelang magrib, korban tak pulang. 

Baca Juga: Warga Bandarnegeri Suoh Nyaris Diterkam Harimau

Karena khawatir, keluarganya lalau menyusul ke kebun dan menemukan tangki untuk menyemprot tanaman milik korban yang sudah rusak. Keluarga korban kemudian melapor ke Kepala Dusun Peninjauan dan aparat Pekon BumiHantatai dan Polsek Suoh.

Personel Polsek Suoh langsung menuju tempat kejadian di Dusun Peninjauan Pekon Bumihantati. Dipimpin Kapolsek Suoh, bersama warga melakukan pencarian korban.

Pada Rabu 21 Februari 2024 sekitar pukul 23.00 Wib, setelah hujan reda, tim gabungan Polsek Suoh, Resor Kehutanan, Satgas Sahabat Satwa Lembah Suoh dan Mitra WCS dibantu warga dan keluarga korban menuju ke sekitar kebun korban untuk melakukan pencarian. 

Kapolsek Suoh Iptu Edward Panjaitan, mewakili Kapolres Lampung Barat Akbp Ryky Widya Muharam, mengatakan dibantu satgas dan warga menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Pada Kamis tanggal 22 Februari 2024 sekitar pukul 02.00 Wib ditemukan jasad korban sekitar 300 meter dari kebun korban dalam keadaan meninggal dunia dan organ tubuh sudah tidak utuh," katanya.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Puskesmas Bandarnegeri Suoh korban meninggal dunia diakibatkan oleh terkaman binatang buas. 

Polsek Suoh berkoordinasi dengan Resor Kehutanan Suoh dan BKSDA Bengkulu guna penanganan satwa liar di sekitar kebun warga dan diusahakan untuk dievakuasi agar tidak terjadin lagi kejadian serupa. (*)