A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Polisi Ungkap Motif Kasus Bom Molotov di Rumah Ketua GP Ansor Lampung | Harian Momentum

Polisi Ungkap Motif Kasus Bom Molotov di Rumah Ketua GP Ansor Lampung

285 Views
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Umi Fadillah Astutik.

MOMENTUM, Bandarlampung--Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandarlampung mengungkap motif pelemparan bom molotov ke rumah Ketua GP Ansor Lampung, Hidir Ibrahim. Polisi menyatakan peristiwa itu dipicu dendam lama pelaku terhadap korban. 

Pernyataan itu diungkapkan Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Umi Fadillah Astutik kepada harianmomentum.com, Senin 19 Februari 2024.

Umi mengatakan, berdasarkan pemeriksaan Penyidik Polresta Bandarlampung, tersangka berinisial ME, mengaku melemparkan bom molotov ke rumah Hidir karena karena dendam. 

Meski demikian, polisi belum mengungkap persoalan apa yagn menyebabkan ME menyimpan dendam terhadap korban.

"Untuk motif keterangan dari saksi saksi yang diperiksa, pelemparan bom molotov itu karena dendam pelaku dengan korban," ungkap Umi. 

Umi mengatakan, pelaku pelempar bom molotov  ke rumah Hadir Ibrahim yang juga Sekertaris PWNU Lampung itu hanya satu orang. "Dari hasil penyelidikan dan penyidikan pelakunya satu orang," kata Umi. 

Saat ini, kata dia, Penyidik Satreskrim Polresta Bandarlampung masih melengkapi berkas perkara tersangka yang kemudian dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). 

"Penyidik sedang melengkapi berkas perkara. Progres sudah tahap satu, kirim berkas perkara ke Kejaksaan Negeri Bandarlampung," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Satreskrim Polresta Bandarlampung bersama Ditreskrimum Polda Lampung menangkap pelempar bom molotov ke rumah Ketua GP Ansor, Hidir Ibrahim di Kecamatan Rajabasa, Bandarlampung. 

"Pelaku tersebut berinisial ME warga Bandarlampung, diringkus polisi pada Selasa malam 30 Januari 2024," kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Umi Fadillah Astutik, Kamis 1 Februari 2024.

Umi mengatakan, ME ditangkap setelah satu bulan lebih polisi melakukan serangkaian penyelidikan. "Setelah 1,5 bulan dikejar intensif, pelaku pelemparan bom molotov ke rumah pribadi Hidir Ibrahim, Ketua GP Ansor Lampung, berhasil diringkus" jelas dia. (*)