A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Cegah Kematian Ibu dan Bayi, Lampung Barat Skrining Wanita Layak Hamil | Harian Momentum

Cegah Kematian Ibu dan Bayi, Lampung Barat Skrining Wanita Layak Hamil

170 Views
Kepala Dinas Kesehatan Lampung Barat, Widyatmoko Kurniawan. Ist.

MOMENTUM, Liwa -- Dinas Kesehatan (Diskes) Lampung Barat (Lambar) menjalankan program skrining layak hamil guna menekan angka kematian ibu dan bayi saat melahirkan.

Kepala Diskes Lambar, Widyatmoko Kurniawan kepada harianmomentum.com mengatakan, kematian ibu dan bayi masih menjadi permasalahan nasional. Pihaknya terus berupaya menekan angka kematian ibu dan bayi saat melahirkan. Dengan menjalankan program skrining layak hamil kepada setiap pasangan subur.

"Untuk mencegah kematian pada ibu dan bayi sesuai anjuran Kemenkes RI untuk melaksanakan empat strategi," katanya.

Empat strategi itu, kata dia, diawali dengan masa sebelum hamil. Yakni, dengan memberikan edukasi gizi dan kesehatan reproduksi bagi remaja putri, calon pengantin dan pasangan usia subur tentang perencanaan kehamilan sehat.

"Deteksi dini atau skrining dan pelayanan kesehatan menjadi pembukanya," ucapnya.

Selanjutnya melakukan skrining atau pemantauan saat masa kehamilan berjalan. Hal ini guna mencegah komplikasi dan melakukan deteksi dini dan perawatan.

Penanganan ketiga yakni dimasa persalinan dan bayi baru lahir. Pada masa ini harus ditangani dengan benar oleh orang yang memiliki keahlian peengetahuan, keterampilan dan peralatan yang memadai.

Dan yang terakhir, lanjut Wawan, masa pasca persalinan yang penanganannya harus dilakukan hingga bayi berkembang dengan masanya. Dalam arti pertumbuhannya normal dan benar-benar sehat.

"Edukasi dan pelayanan esensial bagi ibu nifas dan bayi serta tatalaksana perujukan dan rujukan," katanya. (**)