A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Bawaslu Metro Ajak Media Awasi Pemilu 2024 | Harian Momentum

Bawaslu Metro Ajak Media Awasi Pemilu 2024

625 Views

MOMENTUM, Metro--Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Metro mengajak media massa berkolaborasi mengawasi jalannya Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Hal itu dikatakan Hendro Edi Saputro pada Pencegahan dan Humas Bawaslu Kota Metro, saat menggelar rapat publikasi dan dokumentasi pengawasan tahapan kampanye Pemilu tahun 2024, di Ballroom Hotel Grand Sekuntum, Jum'at, (2-2-2024). 

Menurutnya, media massa menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Bawaslu yang memiliki peran sangat penting untuk menyajikan informasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat dalam pelaksanaan pemilu. 

“Kami mengajak rekan-rekan media massa untuk bersama-sama mengawasi pelaksanaan Pemilu 2024. Media memiliki peran sebagai publikasi yang bisa memberitakan  hal-hal yang positif baik itu tentang tahapan Pemilu maupun kegiatan sosialisasi Bawaslu Kota Metro,” ujarnya. 

Hendro mengungkapkan, media merupakan garda terdepan dalam penyampaian informasi kepada publik. Sehingga, tujuan tahapan Pemilu dapat tersampaikan dan dapat diakses oleh masyarakat. 

Lebih lanjut Hendro mengatakan, pengawasan pemilu tidak akan berhasil tanpa kolaborasi dengan pihak-pihak terkait dugaan pelanggaran pemilu, termasuk media massa. 

“Tentu saya juga kira sangat penting. Ketika ada dugaan pelanggaran pemilu, minimal media itu dapat memberikan informasi-informasi awal kepada kami Bawaslu,” ungkapnya. 

Hendro menambahkan, jika terjadi dugaan pelanggaran pemilu. Maka, akan dilakukan penindakan sesuai dengan perundang-undangan dalam Pemilu 2024.

“Untuk money politic hanya terdengar oleh Bawaslu sementara ini baru isu-isu saja. Akan tetapi, ketika ada kabar, ketika kita melakukan pengecekan ke lapangan itu hanya baru isu-isu saja. Sampai hari ini kami belum temukan politik uang,” ucapnya.(**)