A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Diduga Putus Asa, TM Nekad Akhiri Hidup | Harian Momentum

Diduga Putus Asa, TM Nekad Akhiri Hidup

205 Views

MOMENTUM, Gunungagung -- Seorang pria di Tulangbawang Barat (Tubaba) ditemukan tewas  menggantung di sebuah pohon di belakang rumahnya. 

Warga Tiyuh/Desa Sumberrejeki, Kecamatan Gunungagung, Tubaba berinisial TM, 59 tahun, diduga nekad mengakhiri hidupnya karena putus asa akibat penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh.

"Kata keluarganya TM sudah lama mengalami penyakit asam lambung dan kolesterol," kata Kapolsek Gunungagung, Iptu Irwan Susanto, mendampingi Kapolres Tubaba AKBP Ndaru Istimawan, Kamis (25/1/2024).

Peristiwa itu diketahui bermula pada keluarga korban mengabarkan kepada warga sekitar jika korban tidak ada di rumahnya. Keluarganya sempat mencari, namun tidak berhasil menemukan korban.

Akhirnya keluarga korban meminta bantuan kepada warga sekitar untuk mencari keberadaan korban.

Sekitar pukul 03.00 Wib, seorang warga yang ikut mencari, Sugito menyusuri daerah pekarangan. Dia menemukan korban meninggal dalam keadaan gantung diri. Di tangannya terdapat satu set infus.

Mengetahui kejadian tersebut, aparatur desa langsung menghubungi anggota Polsek Gunungagung untuk melaporkan kejadian tersebut lebih, jelas Irwan.

Petugas kemudian ke lokasi dan menememukan jenazah korban gantung diri. "Hasil olah TKP  kondisi jenazah setelah dilakukan ditemukan luka bekas jeratan tali di bagian leher, tidak ditemukan adanya luka atau tanda kekerasan," katanya.

Pihak keluarga korban menolak dilakukan visum maupun otopsi terhadap jenazah korban. Korban dimakamkan di pemakaman ujmum Sumberrejeki. (*)