A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Bupati Tabanan akan Kunjungi Transmigran Bali Pertama di Lampung | Harian Momentum

Bupati Tabanan akan Kunjungi Transmigran Bali Pertama di Lampung

316 Views
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya. Ist.

MOMENTUM, Seputihraman – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya dijadwalkan berkunjung ke Lampung selama tiga hari, 3 - 6 Januari 2024.

Salah satu daerah yang akan dikunjungi, Kampung Ramadewa, Kecamatan Seputihmataram, Kabupaten Lampung Tengah. 

Rencana kunjungan Bupati Tabanan itu disampaikan Ketua Paguyuban Bali Lampung, I Komang Koheri.

“Pak Bupati (Tabanan) akan mengunjungi Kampung Ramadewa Kecamatan Seputihraman untuk bertemu dengan tokoh Bali,” kata Komang Koheri yang juga Anggota DPR RI, Sabtu 30 Desember 2023.

Selain itu, Bupati Tabanan juga akan menemui transmigran pertama warga Bali di Lampung yang melakukan transmigrasi pada 1956.

Untuk menyambut kedatangan I Komang Gede Sanjaya, I Komang Koheri akan mengumpulkan tokoh Bali se-Lampung di Ramadewa.

“Saya juga sudah berkoordinasi dengan Pak Bupati Lampung Tengah,” paparnya.

Pada kunjungannya nanti, lanjut Koheri, I Komang Gede Sanjaya turut membawa rombongan kesenian Bali yang cukup terkenal, Dadong Rerod.

Selain ke Kampung Ramadewa, Bupati Tabanan  akan ke tempat wisata Danau Tirta Gangga di Seputihbanyak. Dilanjutkan ke Kabupaten Lampung Timur dan Bandarlampung.

Menurut Koheri, warga Bali yang tinggal dan menetap di Lampung hingga saat ini ada kurang lebih 300 ribu jiwa. Tersebar di semua kabupaten/kota di Lampung. (*)