A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Kasus Proyek Badan Jalan di Pesisir Barat Naik ke Penyelidikan | Harian Momentum

Kasus Proyek Badan Jalan di Pesisir Barat Naik ke Penyelidikan

412 Views
Kajati Lampung, Nanang Sigit Yulianto saat Refeleksi Kinerja Kejati Lampung Tahun 2023. Foto : Ardiansyah

MOMENTUM, Bandarlampung--Dugaan kasus lelang proyek badan jalan Pekon Bambangbatu Bulan-Pekon Malaya, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) memasuki babak baru. 

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung, Nanang Sigit Yulianto mengatakan, kasus proyek badan jalan senilai Rp4,4 miliar tersebut telah masuk tahap penyelidikan oleh bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus). 

"Kasus ini merupakan aduan dari masyarakat (dumas). Kemudian dibuatkan surat perintah tugas (Seprintug) dan saat ini sudah masuk ke materi penyelidikan," kata Nanang Sigit Yulianto saat Refeleksi Kinerja Kejati Lampung selama 2023, di kejati setempat, Kamis (28-12-2023). 

Dia menyampaikan, semua yang terlibat dalam kasus tersebut sudah dimintai keterangan di kejati setempat. 

"Semua sudah diperiksa sebagai saksi, kemungkinan nanti akan berkembang," jelas dia. 

Dia menyampaikan, naiknya ke tahap penyelidikan karena pihaknya menemukan bukti awal pada kasus tersebut. 

Sementara itu, Aspidsus Kejati Lampung, Muhammad Amin Nasution mengatakan, pada 2024 mendatang, Penyidik Kejati Lampung akan memanggil beberapa orang lagi untuk dimintai keterangan sebagai saksi. 

"Habis tahun baru nanti, kita panggil lagi saksinya untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut," singkatnya. 

Sebelumnya, Meski belum ada progres pada penanganan proyek jalan di Pekon Bambangbatu Bulan-Pekon Malaya, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung memastikan kasus tersebut terus diproses. 

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Lampung, Ricky Ramadhan mengatakan, penanganan kasus proyek senilai Rp4,4 miliar tahun 2022 yang ditangani bidang Tidak Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Lampung masih terus berjalan. 

"Terhadap kasus tersebut penanganannya di Kejaksaan Tinggi Lampung tetap berjalan," kata Ricky saat ditemui harianmomentum.com, di kejati setempat pada Kamis (14-12-2023). 

Dia mengatakan, tidak lama lagi akan ada perkembangan lebih lanjut terkait kasus tersebut. 

"Kami nanti akan sampaikan, perkembangannya seperti apa. Setelah tim melakukan pengumpulan bahan keterangan, tentunya nanti ada pengambilan kesimpulan terkait hasil pekerjaan tersebut," jelas dia. (*)