A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Sambut Tahun Baru, Dinar Candy akan Mentas di Pesawaran | Harian Momentum

Sambut Tahun Baru, Dinar Candy akan Mentas di Pesawaran

551 Views

MOMENTUM, Gedongtataan--Menyambut tahun baru 2024, Pemerintah Kabupaten Pesawaran bekerjasama dengan pihak ketiga, akan menggelar festival food dan hiburan musik.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Anggun Syahputra mengatakan, rangkaian festival tersebut akan dihelat di Pantai Wisata Sari Ringgung, Kecamatan Telukpandan. 

"Festival food akan kita mulai dari tanggal 23 hingga 30 Desember. Kemudian acar puncak pada  tanggal 31 Desember malam, kita gelar pentas hiburan musik menampilkan Disc Jockey (DJ) Dinar Candy dan sejumlah artis ibukota," kata Anggun, Senin (18-12-2023).  

Selanjutnya, pada 1 hingga 7 Januaro 2024 kembali digelar festival food. Selama pelaksanaan festival food, pengunjung tidak dikenakan biaya masuk. Biaya tiket masuk untuk pengunjung, hanya diberlakukan pada acara malam puncak tahun baru.

"Pengunjung yang hendak masuk, harus membeli tiket terlebih dahulu. Tiket bisa dipesan secara online  melalui wibesite www.loket.com, mulai sekarang hingga 30 Desembar. Harga tiket Rp100 ribu," terangnya.

Dalam festival food akan ditampilkan, beragam produk kuliner khas Kabupaten Pesawaran. "Kuliner dalam festival food ini diproduksi oleh para pelaku usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM," ungkapnya.

Pelaku UMKM yang akan ikut dalam festival food tersebut, tidak dikenakan biaya sewa tenda atau stand.

"Kita tidak mengenakan biaya tenda atau stand kepada pelaku UMKM, namun bagi hasil. Ini bagian dari upaya pengembangan potensi UMKM,"  terangnya.

Dia berharap, selain dapat meningkatan jumlah kunjungan wisata, even tersebut juga menjadi sarana pengembangan pemasaran produk UMKM kabupaten setempat. (**)