A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Pesawaran Siapkan Aplikasi Tiket Wisata Online | Harian Momentum

Pesawaran Siapkan Aplikasi Tiket Wisata Online

231 Views
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Anggun Saputra.

MOMENTUM, Gedongtataan--Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran menyiapkan aplikasi bagi masyarakat yang hendak membeli tiket wisata secara online.

Kepala Dinas Pariwisata Pesawaran Anggun Saputra mengatakan, di tengah era digital saat ini, masyarakat bisa mendapatkan apapun melalui gawai, salah satunya karcis tempat wisata.

“Kami hanya mempermudah masyarakat, sehingga kita membuatkan aplikasi bagi para wisatawan yang hendak membeli karcis tempat wisata di Pesawaran, dan harganya sudah sesuai dengan membeli secara langsung," katanya, Senin (11-12-2023).

Dia mengatakan, selain mempermudah para wisatawan, dengan adanya aplikasi pembelian karcis secara online, dapat mempermudah pihaknya untuk melakukan penghitungan jumlah wisatawan yang hadir.

"Kalau pembelian secara online ini nantinya akan kita hubungkan dengan system dengan SAPDA sebagai dasboard kunjungan, sehingga nanti bisa tetap terlihat berapa jumlah kunjungan melalui online, sehingga ini dapat berdampak positif bagi pendapatan asli daerah (PAD) dalam Pariwisata," katanya.

Aplikasi itu, juga sudah bisa diakses secara langsung oleh masyarakat melalui pesawaran.qarcis.com pertanggal 1 Desember lalu, meski demikian pihaknya belum mendata jumlah wisatawan yang membeli karcis melalui secara online tersebut.

Dia mengatakan, saat ini baru ada lima tempat destinasi wisata yang karcisnya dapat diakses melalui online, karena menurutnya, sampai dengan saat ini pihaknya masih kesulitan dalam membuat semua tempat wisata menjadi satu sistem

“Para pengelola tempat wisata kita ini belum mau dijadikan menjadi satu sistem, ini yang harus kita edukasi kepada para pengelola, sehingga mereka juga ikut terlibat dalam peningkatan PAD,” katanya. (*)