A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Dukung Transformasi Kesehatan, Dosen Poltekkes Tanjungkarang Gencarkan Sosialisasi Posyandu Prima | Harian Momentum

Dukung Transformasi Kesehatan, Dosen Poltekkes Tanjungkarang Gencarkan Sosialisasi Posyandu Prima

395 Views
Dosen Poltekkes Tanjungkarang Gencarkan Sosialisasi Posyandu Prima

MOMENTUM, Bandarlampung--Tim dosen Poltekkes Tanjungkarang menggelar kegiatan Pengabdian Masyarakat Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) di Desa Bumidaya Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan.

Kegiatan yank dilakukan empat dosen dan empat mahasiswa itu atas koordinasi antara Poltekkes Tanjungkarang melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat-Camat Palas dan kepala Desa Bumidaya. Kegiatan tim dengan tema “mewujudkan masyarakat sehat melalui Posyandu prima dan pengelolaan sampah dengan teknologi biokonversi”.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat diawali dengan sosialisasi tentang Posyandu Prima, yang dilakukan di Balai Desa Bumidaya Jalan Riyadhatul Muttaqin, Dusun Mekar Jaya II, RT.022 RW. 006, Desa Bumidaya Kecamatan Palas.

Bentuk kegiatan yang dilakukan berupa penjelasan materi mengenai posyandu prima melalui Power Point dan praktik selama dua hari. kegiatan diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari aparat desa, peraat puskesmas Rawat Inap Bumidaya, Bidan desa Bumidaya dan calon kader posyandu prima.

“Materi yang kami paparkan bertujuan untuk memberikan pengetahuan pelayanan kesehatan dimasyarakat melalui posyandu primas, teknik skrining d posyandu prima dan kunjungan rumah. Harapannya pelayanan kesehatan akan lebih dekat dengan masyarakat, masyarakat yang sehat tetap sehat, yang beresiko sakit dapat dideteksi sedini mungkin, dan yang sakit dapat diketahui sejak awal dan rujukan dapat dilakukan lebih cepat untuk meminimal dampak yang lebih berat/komplikasi” kata Sulastri, Koordinator PPDM Desa Bumidaya.

Posyandu Prima merupakan koordinator Posyandu yang memberikan pelayanan sesuai siklus hidup mulai dari ibu hamil sampai dengan lansia, dilakukan minimal 1 kali dalam sebulan. Kegiatan Posyandu diperkuat dengan kegiatan kunjungan rumah oleh Kader yang dilakukan secara terencana. Kegiatan di Posyandu tetap dilakukan pembinaan oleh Puskesmas dan Pokjanal di wilayah kerjanya. Diharapkan dengan dilakukannya Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer dapat meningkatkan layanan kepada masyarakat sampai ke tingkat keluarga dan sesuai standar.

Sulastri melanjutkan, materi yang disampaikan dikemas secara sederhana dan menyenangkan agar mudah dipahami sehingga menarik minat masyarakat khususnya kader posyandu prima sebagai penggerak posyandu prima. Saat para tim datang untuk memulai program, masyarakat semangat dan mengapresiasi kegiatan.  

“Kami akan menyiapkan lokasi disamping balai desa sebagai bangunan untuk posyandu prima” janji kepala desa Bumidaya H. Dudi Hermana.

“Kegiatan pengabdian yang kami lakukan merupakan salah satu upaya Tri Darma Perguruan Tinggi kami sebagai dosen di Poltekkes Tanjungkarang. Kegiatan yang kami lakukan tidak hanya terbatas pada sosialisasi posyandu prima, namun kami follow up dengan aktifitas kader melakukan skrining langsung pada masyarakat di sembilan dusun di Bumidaya” lanjut Sulastri. 

“Balai Desa Bumidaya beada tepat di samping pasar yang menghasilkan banyak sampah pasar, selain sampah rumah tangga. Masalah sampah merupakah masalah yang banyak dialami oleh masyarakat, untuk itu tim PPDM juga memberikan sosialisasi cara pengelolaan sampah menjadi bermanfaat dan bernilai ekonomi melalui pengolahan sampah dengan metode Biokonversi dengan lalat black solder fly yang menghasilkan magot dan pembuatan kompos dari sampah organik,” pungkas Sulastri.(**)