A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Porwil XI, Lampung Tambah Perunggu dari Barongsai | Harian Momentum

Porwil XI, Lampung Tambah Perunggu dari Barongsai

359 Views
Penampilan Tim Barongsai Lampung di Porwil XI Sumatera

MOMENTUM, Pekanbaru--Kontingen Lampung kembali menambah pundi medali, pada hari kedua pertandingan Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) XI Sumatera, Senin (6-11-2023). Tambahan medali itu datang dari cabang olahraga barongsai.

Bertanding di GOR Basket Sport Center Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, Tim Barongsai Lampung yang hanya mencatatkan nilai akhir 7,91 harus puas dengan medali perunggu. Medali emas nomor Barongsai Tradisional direbut Sumatera Barat setelah membukukan nilai akhir 8,92. Tuan rumah Riau yang mencatat nilai 8,61 harus puas dengan medali perak.

Dengan medali perunggu tersebut, Tim Barongsai Lampung belum berhasil meraih tiket lolos ke PON (Pekan Olahraga Nasional) XXI di Aceh dan Sumatera Utara tahun 2024 mendatang. 

"Untuk seluruh masyarakat Lampung, kami mohon maaf belum bisa lolos ke PON karena hanya meraih  medali perunggu," kata Manajer Tim Barongsai Lampung Solihin.

Dia menerangkan, nomor Barongsai Tradisional menjadi nomor istimewa untuk meraih tiket ke PON tahun depan.

"Dalam Porwil ini, tiket lolos ke PON memang diambil dari nomor Barongsai Tradisional.  Untuk mendapatkan tiket itu, minimal kita harus meraih medali perak," terangnya.

Meski demikian, dia mengapresiasi semangat para atlet yang telah berjuang maksimal, meraih prestasi di ajang Porwil XI Sumatera.

"Saya sangat apresiasi dengan anak-anak yang tetap bersemangat tampil semaksimal mungkin, meski  dengan banyak keterbatasan," ungkapnya.

Menurut dia, ada sejumlah faktor yang menyebabkan  kegagalan meraih medali emas dari nomor Barongsai Tradisional.

"Tadi saat tampil, anak-anak melakukan beberapa kesalahan teknis, sehingga mengurangi nilai. Selain itu, dari kelengkapan peralatan dan kostum atlet juga kita sangat terbatas. Itu juga mempengaruhi penilaian," jelasnya.

Lampung masih punya peluang meraih medali emas dari cabor barongsai Porwil XI Sumatera.

"Di cabor barongsai, kita ikut di sembilan nomor dari sepuluh nomor yang dipertandingkan. Mohon doa dan dukungan agar di nomor-nomor lainya kami bisa merebut medali emas untuk Lampung," harapnya.

Sembilan nomor yang diikuti Kontingen Lampung di Porwil XI Sumatera, antara lain: naga kecepatan, barongsai taolu bebas, barongsai kecepatan dan barongsai halang rintang.

Kemudian: barongsai tradisional, pekingsai kecepatan dan pekingsai halang rintang.(**)