A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Dinkes: di Lampung Belum Ditemukan Kasus Cacar Monyet | Harian Momentum

Dinkes: di Lampung Belum Ditemukan Kasus Cacar Monyet

994 Views
Ilustrasi

MOMENTUM, Bandarlampung--Dinas Kesehatan Lampung memastikan temukan adanya masyarakat yang terjangkit virus cacar monyet atau monkey pox (Mpox).

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Lampung Edwin Rusli, hal itu justru harus disukuri. 

"Memang di beberapa daerah sudah ditemukan virus cacar monyet. Tapi kita bersyukur di Lampung belum ditemukan, walaupun dekat dengan Banten," kata Edwin, Kamis (2-11-2023).

Meski demikian, dia mengatakan, Dinkes Lampung tetap melakukan antisipasi dengan menyosialisasikannya kepada masyarakat agar tidak terjangkit.

"Langkah pencegahan dan juga antisipasi tetap harus kita dilakukan sejak dini. Kita terus sosialisasikan kepada masyarakat," jelasnya.

Dia mengimbau masyarakat agar mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi.

"Penting juga untuk melakukan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Sehingga tubuh tetap dalam keadaan sehat dan bugar," terangnya.

Selain itu, Dinkes juga menurunkan tim surveilans yang untuk memantau kondisi di lapangan.

"Petugas surveilans juga terus melakukan tugasnya di lapangan," ujarnya.

Dinkes juga bekerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk melakukan pengawasan di pintu masuk Lampung.

Diketahui, hingga tanggal 1 November, Kementerian Kesehatan mencatat setidaknya ada 29 kasus terkonfirmasi cacar monyet di Indonesia.

Virus tersebut dapat menular ketika seseorang bersentuhan dengan hewan, orang atau barang-barang yang terinfeksi.

Cacar monyet juga dapat menyebar melalui droplet pernapasan ketika melakukan kontak dengan penderita secara berkepanjangan. (**)