A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Lampung Gelar Open Karate Championship | Harian Momentum

Lampung Gelar Open Karate Championship

323 Views

MOMENTUM, Bandarlampung--Seribuan peserta mengikuti Lampung Open Karate Championship yang memperebutkan Piala Gubernur 2023 mulai tanggal pklp27 hingga 29 Oktober mendatang.

Rinciannya: Kelas Festival Putra 286 Orang dan Putri 189 Orang. Lalu, Kelas Open Tournament Putra 389 Orang dan Putri 301 Orang. Mereka nantinya akan memperebutkan 4 emas, 4 perak dan 8 perunggu.

Ajang itu dibuka Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lampung Descatama Paksi Moeda mewakili Gubernur Arinal Djunaidi di Hotel Horison, Jumat (27-10-2023) malam.

Descatama berharap, kejuaraan dapat lahir atlet-atlet muda berbakat yang akan menjadi atlet kebanggaan Lampung dan menjadi patriot olahraga Lampung.

"Atlet yang akan mengharumkan nama Provinsi Lampung bersaing dengan daerah lain di Indonesia demi kejayaan olahraga Lampung," ujar Descatama.

Ia menuturkan cabang olahraga karate sendiri merupakan salah satu cabang yang masuk dalam program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) pemerintah.

"Yang diharapkan dapat menjadi salah satu cabang andalan Indonesia pada Single Event Tingkat Asean, Asia dan Dunia maupun Multi Event Tingkat Sea Games, Asian Games dan Olympiade," katanya.

Menurutnya, olahraga karate juga telah memiliki prestasi dan mengharumkan nama Provinsi Lampung.

Baik pada Pekan Olahraga Nasional (PON), Sea Games, South East Asia Karate Federation (SEAKF) maupun Asian Karate Federation (AKF).

"Beberapa Atlet Karate Lampung seperti Ari Saputra dan Nur Halim Arlendi yang telah menorehkan Prestasi dengan mendapatkan Medali Emas pada PON, Sea Games, dan Single Event AKF," ujarnya.

Ia berpendapat untuk mencapai prestasi tersebut dibutuhkan proses pembinaan yang cukup panjang. Dimulai dari pembibitan, talent scouting yang dilanjutkan proses berlatih dari Usia Dini, Pra Pemula, Pemula, Cadet, Junior dan Senior.

"Dalam proses pembinaan atlet sampai menjadi juara selain didukung oleh atlet berbakat, sarana prasarana, pelatih berkualitas, kebijakan pemerintah, dukungan pemerintah dan masyarakat, juga didukung oleh kompetisi yang teratur," katanya.

Untuk itu, Descatama mengatakan pelaksanaan kejuaraan karate ini sangat tepat untuk dilakukan.

"Kegiatan ini merupakan salah satu wujud komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendukung pengembangan olahraga Lampung Berjaya, khususnya karate. Mari raih prestasi yang tinggi, Karate Lampung maju berjaya," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Lampung Brigjen TNI (Purn) Amalsyah Tarmizi mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan ini yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Lampung bersama Federasi Olahraga Karate-Do (Forki).

"Kami turut berbahagia dengan adanya kejuaraan ini karena tidak akan ada prestasi tanpa adanya kejuaraan," ujar Amalsyah.

Amalsyah meminta ke depan pengurus Forki Lampung dapat terus meningkatkan prestasinya terutama dalam PON 2024 pada September 2024 mendatang.

"Mudah-mudahan ke depan dengan telah berlalunya covid-19, prestasi olahraga akan meningkat dan kita tunggu September 2024 yang akan datang karate bisa mempersembahkan apa kepada Provinsi Lampung," katanya.

Dalam laporannya, Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Provinsi Lampung Noviria Indah Sari mengatakan pelaksanaan kejuaraan ini bertujuan sebagai wahana uji coba program pembinaan Karate yang dilaksanakan oleh PPLP/PPLPD, SKO dan Club Cabang Olahraga Karate.

Selain itu, juga dalam rangka memberikan jam terbang yang lebih pada atlet karate yang berbakat dan potensial yang nantinya diharapkan dapat mengangkat nama baik daerah masing-masing.

"Serta terbentuknya database secara formal untuk membantu Pengprov Forki Lampung dalam menentukan atlet binaan mulai dari Usia Dini, Pra Pemula, Pemula, Cadet dan Junior," ujar Indah.

Indah menjelaskan seluruh peserta terbagi dalam kategori umur Usia Dini, Pra Pemula, Pemula, Cadet dan Junior.

"Mereka mewakili PPLP/PPLPD, SKO, Perguruan dan Club Cabang Olahraga Karate yang melampirkan Surat Rekomendasi dari Pengcab Perguruan dan Club Cabang Olahraga Karate masing-masing," katanya.

Untuk kelas yang dipertandingkan meliputi Kelas Festival (Usia Dini, Pra Pemula dan Pemula). Kemudian Kelas Open Tournament, Usia Dini, Pra Pemula, Pemula, Cadet dan Junior. (**)