A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Polda Lampung Pecat Oknum Polisi Terlibat Pencurian Motor | Harian Momentum

Polda Lampung Pecat Oknum Polisi Terlibat Pencurian Motor

356 Views
Upacara PTDH Bripka Riki Agus Muzakir (RK) di Mapolres Lampung Timur.

MOMENTUM, Bandarlampung-- Bripka Riki Agus Muzakir (RK), resmi dipecat dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Dia terbukti terlibat pencurian sepeda motor di Kecamatan Kedaton, Bandarlampung pada Februari 2023 lalu. 

Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) Bripka Riki Agus Muzakir itu, berlangsung di Mapolres Lampung Timur, Selasa (24-10-2023). 

Kapolres Lampung Timur, AKBP M Rizal Muchtar menjelaskan bahwa oknum polisi yang ditindak tegas tersebut adalah Bripka RK, yang bertugas di Mapolsek Jabung, Polres setempat.

"Bripka RK menerima hukuman tegas berupa PTDH, karena terlibat tindak pidana pencurian sepeda motor, di wilayah hukum Polresta Bandarlampung, beberapa waktu yang lalu," kata AKBP M Rizal Muchtar, kepada wartawan Selasa (24-10). 

M Rizal Muchtar menjelaskan, sanksi tersebut telah sesuai dengan Surat Keputusan Kapolda Lampung, Nomor : KEP / 379 / VII / 2023, tanggal 24 Juli 2023.

Proses upacara PTDH tersebut, tanpa dihadiri oleh Bripka RK atau secara Inabsensia. 

Dia berharap agar peristiwa itu, bisa menjadi pelajaran berharga bagi seluruh personil kepolisian, khususnya yang bertugas di wilayah hukum Polres Lampung Timur.

Sebab, dijelaskan M Rizal Muchtar siapa pun personel polri, yang melakukan pelanggaran disiplin maupun kode etik, akan menerima sanksi tegas dari Institusi Kepolisian.

"Oleh karena itu, peristiwa ini, harus menjadi instrospeksi dan cermin bagi kita semua, agar senantiasa berpegang teguh pada aturan dan norma yang berlaku, saat menjalankan tugas dan tanggung jawab, ditengah-tengah masyarakat," pungkasnya.(*)