A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Diduga Hendak Tawuran, Lima Remaja di Pringsewu Diamankan Polisi | Harian Momentum

Diduga Hendak Tawuran, Lima Remaja di Pringsewu Diamankan Polisi

277 Views
Aparat Polres Pringsewu mengamankan lima remaja diduga hendak tawuran, sedang puluhan remaja lainnya lari tunggang langgang dari lokasi tawuran saat petugas datang.

MOMENTUM, Pringsewu--Aparat Polres Pringsewu mengamankan lima remaja diduga hendak tawuran. Sementara puluhan remaja lainnya lari tunggang langgang dari lokasi tawuran saat kedatangan petugas, di jalan baru,  Pekon Tulung Agung, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Sabtu dini hari (21-10-2023).

Kasat Samapta AKP Safri Lubis mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Benny Prasetya menjelaskan, dalam penggerebekan itu pihaknya mengamankan lima remaja terduga pelaku tawuran.

Kelima remaja di bawah umur itu masih berstatus pelajar yang berasal dari salah satu SMK di Pringsewu dan sebagian berasal dari salah satu SMA di wilayah Kecamatan Adiluwih.

"Mereka diamankan tim patroli presisi Polres Pringsewu saat berpatroli di areal persawahan jalan baru Pekon Tulung Agung, Gadingrejo, sekitar pukul 02.30 Wib," terang AKP Safri Lubis, Minggu (22-10).

Dia juga mengatakan telah mengamankan sejumlah alat yang digunakan untuk tawuran. Diantaranya besi pipih panjang mirip klewang dan dua buah kain panjang bermata gir dan besi bulat. "Serta mengamankan empat unit  motor tanpa dilengkapi surat-surat," ujarnya.

AKP Safri Lubis menambahkan, kelima remaja dan puluhan pelaku lain ini diduga hendak tawuran dengan kelompok remaja lain. Dua kelompok ini berkomunikasi melalui media sosial Instagram.

"Beruntung aksi tawuran tersebut belum terjadi sehingga tidak timbul adanya korban," ungkapnya.

Dia menyebut kelima pelaku berikut barang bukti sudah diamankan di Polres Pringsewu. Polisi juga masih berkoordinasi dengan pihak sekolah dan orang tua dari para pelaku tawuran. 

Kasat Samapta mengimbau peran orang tua untuk lebih mengawasi keberadaan dan aktivitas anak-anaknya. "Hal itu agar mereka tidak terlibat perilaku negatif atau tindak pidana yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain," imbaunya.(**)