A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Mesuji Kembangkan Aplikasi Sistem Administrasi Keuangan | Harian Momentum

Mesuji Kembangkan Aplikasi Sistem Administrasi Keuangan

326 Views
Kepala BPKAD Kabupaten Mesuji, Olpin Putra.

MOMENTUM, Mesuji -- Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD) Kabupaten Mesuji melakukan inovasi pengembangan Sistem Administrasi Keuangan (Saku).

Menurut Kepala BPKAD Kabupaten Mesuji, Olpin Putra, aplikasi Saku mencangkup pengelolaan keuangan daerah, pembangunan daerah dan informasi lainnya. 

Platform digital ini menjawab salah satu tema reformasi birokrasi tematik terkait digitalisasi administrasi pemerintahan yang akan dikembangkan sampai tahun 2024.

"Kebijakan Reformasi Birokrasi (RB) Nasional 2020–2024 adalah untuk mempercepat terciptanya birokrasi digital," kata Olpin Putra, Kamis (12/10/2023)

Ketentuan itu tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.

Aplikasi Saku dikembangkan untuk mengetahui Pengelolaan APBD berbasis pendapatan melalui Elektronifikasi Sumber Dana Keuangan (e-DanaKu). 

Memberikan gambaran mekanisme penganggaran berbasis pendapatan sehingga perangkat daerah mampu mengelola keuangan secara optimal berdasarkan sumber pendapatannya. Kedepan sisitem tersebut akan terintegrasi dengan SPBE Kabupaten Mesuji," ujar Olpin.

Pengembangan aplikas e-DanaKU menyediakan pengelolaan kegiatan penganggaran bersumber pendapatan secara efektif dan terpadu di bidang perencanaan anggaran, dengan menyajikan data realtime, dokumen penganggaran belanja perangkat daerah bersumber pendapatan sehingga peningkatan pengelolaan keuangan  lebih luas dan memberikan kinerja yang positif secara kelembagaan", jelasnya. (*)