A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Dua Anggota Bawaslu Tulangbawang Bantah Intervensi Korsek Soal Randis | Harian Momentum

Dua Anggota Bawaslu Tulangbawang Bantah Intervensi Korsek Soal Randis

495 Views

MOMENTUM, Menggala--Dua anggota Bawaslu Kabupaten Tulangbawang (Tuba), A. Rachmat Lihusnu dan Desi Triyana membantah telah mengintervensi Koordinator Sekretaris (Korsek) Bawaslu Tuba agar menggadaikan kendaraan dinasnya kepada H. Wandra sebesar Rp15 juta.

Selain itu, mereka juga membantah telah merekomendasikan kepada Panwascam dan Korsek untuk menerima nama rekomendasi menjadi tenaga pendukung keamanan.

Hal itu terungkap dalam sidang Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) Perkara Nomor 115-PKEDKPP/IX/2023 atas aduan Adhel Setiawan di Kantor KPU Lampung, Selasa 10 Oktober 2023.

A. Rachmat Lihusnu menegaskan, pihaknya tidak melakukan pemufakatan maupun intervensi apapun. Terlebih dalam dugaan dia memerintahkan korsek untuk menggadaikan randis kepada H Wandra.

Menurutnya, Korsek diduga menyalahgunakan

kewenangan dengan tanpa sepengetahuan, tanpa pemberitahuan, maupun berkoordinasi

kepada teradu telah menggadaikan randis ke H Wandra. Bukti transfer dikirim langsung ke rekening milik pribadi korsek.

Sementara itu, Desi menegaskan, bahwa aduan Adhel sama sekali tidak benar dan tidak berdasar.

“Aduan pengadu juga tidak disertai dengan bukti-bukti yang relevan, merupakan aduan tidak jelas dan haruslah ditolak atau tidaknya tidak dapat diterima,” katanya. (*)