A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Enam Faskes Raih Predikat Paling Berkomitmen | Harian Momentum

Enam Faskes Raih Predikat Paling Berkomitmen

360 Views
Penyerahan piagam penghargaan predikat Fasilitas Kesehatan paling berkomitmen BPJS Kesehatan.

MOMENTUM, Metro--Enam fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah kerja Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Metro,  memperoleh predikat fasilitas kesehatan paling berkomitmen. 

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti, saat Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan Tahun 2023 di Kota Metro, Senin (2-10-2023).

Enam faske peraih predikat paling berkomitmen dalam memberikan pelayanan kepad peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan itu: RS Islam Asy-Syifaa Kabupaten Lampung Tengah, RS Mutiara Bunda Kabupaten Tulangbawang, Klinik Utama Rawat Inap Rahayu Kabupaten Lampung Tengah. Kemudian: Puskesmas Braja Harjosari Kabupaten Lampung Timur, BP Klinik Arafah Kabypaten Lampung Tengah, dr. Haryati Subagio Kabupaten Lampung Timur dan drg. Pida Mariama Kabupaten Lampung Timur.  

Ali Ghufron Mukti mengatakan, saat ini pihaknya  terus melakukan peningkatan kualitas akses layanan peserta JKN.

"Upaya peningkatan kualitas pelayanan tersebut difokuskan untuk masyarakat di Daerah yang Belum Tersedia Fasilitas Kesehatan Memenuhi Syarat atau DBTFMS," kata Ali Ghufron Mukti.

Dia melanjutkan, salah satu contoh upaya peningkatan kualitas pelayanan BPJS Kesehatan itu dilakukan melalui kerjasama dengan rumah sakit apung/bergerak.

"Kerjasama dengan rumah sakit apung ini untuk memastikan masyarakat di daerah-daerah terpencil pun dapat merasakan manfaat layanan BPJS Kesehatan," ungkapnya.

Selain itu, transformasi mutu layanan juga mencakup upaya simplifikasi administrasi pelayanan. Proses administratif yang lebih sederhana, seperti penggunaan KTP saat mengakses layanan kesehatan, tanpa perlu fotokopi berkas. alur layanan rujukan yang efisie, digitalisasi pelayanan dan pengklaiman.

"Tingkat kepuasan peserta JKN telah mencapai 89,6 persen. Ini menunjukkan inisiatif BPJS Kesehatan memberikan hasil yang positif. Hasil survei tersebut memvalidasi upaya berkelanjutan untuk memenuhi ekspektasi peserta dalam hal pelayanan kesehatan yang berkualitas," paparnya.

Tahun 2023 adalah momentum penting dalam perjalanan BPJS Kesehatan, dengan fokus utama pada Transformasi Mutu Layanan. Melalui transformasi tersebut, BPJS Kesehatan bertujuan memberikan pelayanan yang mudah diakses, cepat pelayanannya, dan setara untuk setiap peserta JKN.

Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024, Indonesia bertekad mencapai cakupan kepesertaan semesta Program JKN atau Universal Health Coverage (UHC) pada tahun 2024.

Untuk mencapai tujuan itu, kerja sama dengan pemerintah adalah sangat penting. "Per 1 September 2023 cakupan kepesertaan JKN yang mencapai lebih dari 262,74 juta jiwa atau 94,60 persen dari total seluruh penduduk, yang merupakan bukti nyata dari upaya bersama untuk menghadirkan perlindungan kesehatan bagi masyarakat Indonesia,"ungkapnya. 

Ghufron menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada fasilitas kesehatan yang berkomitmen dalam meningkatkan mutu pelayanan JKN tahun 2023. 

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kota Metro Bangkit Haryo Utomo juga menyampaikan, terimakasih atas diselenggarakan pertemuan nasional fasilitas kesehatan BPJS tahun 2023.

"Pemkot Metro siap berkolaborasi dengn BPJS Kesehatan untuk mewujudkan  masa depan kesehatan Indonesia yang lebih cerah melalui pelayanan  mudah, cepat, dan setara," kata Bangkit.  (**)