A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Gakkumdu Sepakat Terapkan Piket Laporan SPKT | Harian Momentum

Gakkumdu Sepakat Terapkan Piket Laporan SPKT

279 Views
Gakkumdu Propinsi Lampung saat memberikan paparan di kantor sekretariat Gakkumdu Mesuji.

MOMENTUM, Mesuji--Tim supervisi sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Propinsi Lampung menyambangi Kabupaten Mesuji, Selasa (26-09-2023)

Kedatangan Ahmad Kohar (Anggota Bawaslu Lampung), Avi Yuanto (Kejaksaan Tinggi Lampung), Aipda Achmad Jailani (Polda Lampung) untuk memastikan kesiapan kerja Sentra Gakkumdu menjelang Pemilu 2024 di Kabupaten Mesuji.

Ahmad Kohar mengatakan, kesiapan internal Gakkumdu sangat penting dan harus segera ditindaklanjuti. Berkaitan dengan kantor, sarana, juga terpenting adalah kesiapan personal memahami aturan-aturan berkaitan dengan tindak pidana Pemilu.

"Kami meminta Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dibuat jadwal piket agar setiap pengaduan dari masyarakat segera ditindaklanjuti," ujar dia.

Menurut dia, Gakkumdu kabupaten tidak boleh sungkan berkoordinasi dengan pihak propinsi untuk menjaga kekompakan ketika pesta demokrasi sedang berlangsung.

Ketua Bawaslu Mesuji, Deden Cahyono mengatakan optimis terhadap kerjasama lintas lembaga itu. "Kami berharap agar seluruh elemen yang terlibat dapat bersinergi dengan baik untuk menjaga integritas dan kualitas pelaksanaan Pemilu Tahun 2024," ujarnya. 

Perwakilan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung Avi Yuanto sepakat membuat jadwal piket SPKT. "Dengan demikian unsur yang terdiri dari Bawaslu, Kejaksaan dan Kepolisian mampu menangani pengaduan terhadap pelanggaran Pemilu," pungkas dia.(**)