A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Ketua Umum IIPG Bantu Bocah Penjual Kue di Pesawaran Rp50 Juta | Harian Momentum

Ketua Umum IIPG Bantu Bocah Penjual Kue di Pesawaran Rp50 Juta

488 Views
Ketua Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Lampung Riana Sari Arinal menyerahkan bantuan dari Ketua Umum IIPG Pusat Yanti Airlangga.

MOMENTUM, Pesawaran --Preliyan Syah Putra bocah penjual kue yang viral di media sosial dan pemberitaan karena curhat di makam ayahnya yang ada di Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Lampung, menjadi perhatian khusus Ketua Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Pusat Yanti Airlangga.

Istri Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, memberi bantuan uang tunai kepada Preliyan sebesar Rp50 juta. 

Bantuan uang tunai dari Ketua IIPG Pusat secara simbolis diserahkan oleh Sekjen Partai Golkar H. Lodewijk F Paulus kepada Ketua IIPG Lampung Riana Sari Arinal, dalam kegiatan sosial Partai Golkar dan IIPG di Banyumas Pringsewu, Selasa (26/9/2023).

Ketua IIPG Lampung Riana Sari Arinal bersama pengurus IIPG Lampung, Ketua KPPG Lampung Hj. Ririn Kuswantari, Ketua DPD Golkar Pesawaran Yushak, menyerahkan langsung bantuan dari Yanti Airlangga kepada Preliyan, di halam Sekretariat Golkar Pesawaran.

Penyerahan bantuan dana Rp50 juta dari Ketua Umum IIPG Yanti Airlangga kepada Preliyan penuh haru. Bocah lelaki yang ditinggal ayahnya selamanya dan kini ibunya sedang sakit meneteskan air mata saat Riana Sari Arinal menyampaikan sambutan dan pesan dari Yanti Airlangga.

Riana Sari mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Ketum IIPG Yanti Airlangga. "Ketua Umum IIPG ibu Yanti Airlangga sangat menaruh perhatian terhadap Preliyan. Semoga bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk berobat ibunya yang sedang sakit dan untuk biaya sekolah," ujar Riana Sari istri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi ini.

Selain menyerahkan dana bantuan dari Yanti Airlangga kepada Preliyan, dalam kesempatan ini Riana Sari Arinal menyerahkan bantuan 10 unit kursi roda kepada warga penyandang disabilitas dan memberi bantuan beras kepada warga Pesawaran.

Riana Sari mengatakan, banyak pelajaran yang kita dapat dari peristiwa yang dialami Ferliyan.

Kepada warga yang hadir dalam acara di halam Sekretariat Golkar Pesawaran, Riana Sari menyampaikan bahwa kita perlu peduli sesama. "Bila ada keluarga dan tetangga yang terkena musibah, maka kita harus perhatikan dan kalau bisa membantu.

Begitu juga kalau ada tetangga yang sakit kita harus membantu dan peduli terhadap tetangga," ujar Riana Sari.

Ketua IIPG Lampung ini juga menyampaikan kepada anggota Fraksi Golkar dan para caleg Golkar harus peduli sesama. Begitu juga masyarakat diharapkan peduli dengan tetangga yang kekurangan.

Sebab kata Riana Sari, pembangunan bukan saja dalam bentuk fisik. Tapi pembangunan juga bidang agama, mental, pendidikan, kesehatan dan lain-lain.

Diketahui, Preliyan bocah penjual kue yang sempat viral karena curhat pilu di makam ayahnya karena dagangan tidak laku.

Bocah penjual kue bernama Preliyan ini ternyata curhat di makam ayahnya yang ada di Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Preliyan seringkali mendatangi pusaran ayahnya karena menahan rindu.

Ayah yang telah meninggal karena sakit pada tahun 2020 lalu. Sedangkan ibunya sedang sakit di Bogor. Preliyan yang kini sekojah di SD juga sempat berjualan kue.

Mungkin karrna jualannya ada kalanya tidak laku, akhirnya Preliyan pun saat menyempatkan datang ke makam ayahnya curhat.

Mungkin di sana Preliyan berdoa dan menceritakan semua keluh kesahnya. Dan curhatannya tersebut terdokumentasikan hingga pada akhirnya viral dan kisahnya mengharukan. (**)