A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Dinkes Lambar Catat 34 Kasus DBD | Harian Momentum

Dinkes Lambar Catat 34 Kasus DBD

772 Views
Ilustrasi

MOMENTUM, Liwa--Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Barat (Lambar) mencatat terjadi 34 kasus demam berdarah dengue (DBD) selama periode Januari hingga Agustus 2023.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinkes Lambar Ira Permatasari memaparkan rincian 34 kasus DBD tersebut. Pada bulan Januari, masing-masing terjadi satu kasus DBD di wilayah kerja Puskesmas Bandarnegeri Suoh, Puskesmas Batubrak dan Puskesmas Liwa.

"Kalau pada bulan Februari, tidak ada kasus DBD," kata Ira mewakili Kepala Dinkes Lambar Dokter Iman Hendarman, Selasa (12-9-2023).

Selanjutnya pada bulan Maret, terjadi empat kasus DBD di wilayah kerja Puskesmas Buay Nyerupa, Puskesmas Liwa dua kasus. "Bulan April tidak ada kasus. Bulan Mei satu kasus di Puskesmas Airhitam dan bulan Juni kembali nihil," paparnya.

Kemudian memasuki bulan Juli, tiga kasus DBD ditemukan di Puskesmas Buay Nyerupa serta Puskesmas Liwa dan Lumbokseminung masing-masing dua kasus. Bulan Agustus kembali ditemukan empat kasus di Puskesmas Batuketulis dan tujuh kasus di Puskesmas Buaynyerupa. Satu kasus di Puskesmas Gedungsurian, dua kasus di Puskesmas Liwa serta tiga kasus di Puskesmas Lumbokseminung.

"Untuk kasus DBD terbanyak itu di wilayah Puskesmas Buaynyerupa Kecamatan Sukau 14 kasus dan Puskesmas Liwa Kecamatan Balikbukit tujuh kasus. Alhamdulillah karena cepat tertangani, para pasien DBD semuanya sembuh," ungkapnya.

Dinkes Lambar terus melakaukan upaya untuk menekan kasus penularan DBD. Salah satunya dnegan memberikan sosialisasi pada masyarakat, untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti penyebar virus DBD.

"Kita terus sosialisasikan pada masyarakat terkait upaya pencegahan perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti dengan menerapkan 3M: menutup, menguras tempat-tempat penampungan air serta mengubur peralatan yang bisa menampung air. Terpenting masyarakat harus terus menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal,"  jelasnya.  

Kepala UPT Puskesmas Liwa Harjunadi membenarkan terjadi sejumlah kasus DBD di wilayah kerjanya. "Untuk penanganan kami lakukan secara maksimal. Kami juga terus koordinasi lintas sektoral untuk mengoptimalkan upaya pencegahan penularan DBD," kata Harjunadi.  

Dia mengimbau masyarakat terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat. "Selalu jaga kebersihan lingkungan tempat tinggal dan rutin menerapakan 3M plus," imbuanya. (**)