A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Cukup Bayar Rp500 Ribu, Masyarakat Bisa Nikmati Pemandangan Kota dari Helikopter | Harian Momentum

Cukup Bayar Rp500 Ribu, Masyarakat Bisa Nikmati Pemandangan Kota dari Helikopter

882 Views

MOMENTUM, Bandarlampung--Kabar gembira bagi masyarakat Lampung yang ingin berwisata udara menggunakan helikopter.

Saat ini, Puncak Mas Lampung, bekerja sama dengan PT Zaveryna Utama menyediakan City Tour Helicopter mulai Agustus 2023.

Sehingga, masyarakat bisa menikmati pemandangan kota dan pantai dari udara dalam 7 menit untuk sekali penerbangan. Masyarakat pun cukup membayar Rp500 ribu untuk sekali penerbangan.

Rafsanjani Patria, Direktur Puncak Mas menjelaskan, dalam kegiatan City Tour Helicopter ini disediakan dua unit helikopter. Setiap helikopter dalam sekali terbang hanya mengangkut empat atau enam penumpang.

"Masyarakat Lampung bisa menikmati sensasi dan hiburan terbang pakai helikopter dengan datang langsung ke Puncak Mas dan mendaftarkan diri untuk terbang," katanya.

Berapa tarifnya? Menurut Rafsanjani yang akrab disapa Soleh, setiap penumpang dikenakan tarif Rp 500 ribu untuk sekali terbang. Biasanya, penumpang datang berkelompok untuk menikmati keseruan terbang bersama.

Rafsanjani juga menjelaskan, PT Zaveryna sebagai operator telah mendapatkan izin dari Kementerian Perhubungan untuk melaksanakan kegiatan City Tour Helicopter ini.

Dia mengungkapkan, PT Zaveryna telah mendapatkan Sertifikat Operator Udara dari Kemenhub dengan nomor AOC-072. Selain itu, helipad yang ada di Puncak Mas juga sudah terregistrasi di Kemenhub dengan nomor 0118/SFRC/III/2023.

"Semua perizinan telah dilengkapi, tentunya termasuk juga keselamatan penerbangan yang menjadi prioritas," ujarnya. "Penerbangan menggunakan pilot dan kru yang bersertifikat, dengan tim teknisi yang selalu mengecek kelayakan terbang" tambahnya. (**)