A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Jalan yang Ditanami Pohon Pisang, Pagi Tadi Ditambal Adukan Semen | Harian Momentum

Jalan yang Ditanami Pohon Pisang, Pagi Tadi Ditambal Adukan Semen

709 Views
Ketua Komisi III DPRD Tubaba, Paisol (baju batik) bersama sejumlah wartawan setempat menambal jalan rusak di depan Pasar Panaraganjaya.

MOMENTUM, Panaragan -- Aksi warga menanami jalana rusak dengan pohon pisang dan talas, menarik perhatian wakil rakyat. Jalan rusak di depan Pasar Panaraganjaya, Tulangbawang Barat atau Tubaba itu akhirnya ditambal dengan adukan semen dan pasir.

Aksi menambah jalan rusak itu dilakukan Anggota DPRD Tubaba, Busroni dan Paisol pada Rabu 12 Juli 2023. Ikut dalam kegiatan itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tubaba Dedi Priyono bersama sejumlah wartawan.

Kegiatan menyemen jalan berlubang tersebut menarik perhatian warga yang melintas. Lantara, kerusakan jalan itu sudah berlangsung cukup lama namun belum juga ada perbaikan secara permanen.

Menurut Dedi, warga berharap Pemerintah Kabupaten Tubaba dan Provinsi Lampung dapat memperhatikan ruas jalan utama kabupaten dan segera memperbaiki jalan yang rusak. "Kalau jalan provinsi, sampaikan ke Pemprov Lampung agar segera diperbaiki. Tetapi menjadi kewenangan kabupaten, segera diperbaiki, karena itu jalan berada di pusat kota.

Kondisi jalan tersebut banyak berlubang dan memprihatinkan. Ketika hujan, lubang di jalan menjadi kubangan air yang membahayakan pengguna jalan. Apalagi, lubang-luban itu cukup dalam.

"Tampaknya memang harus diviralkan dahulu, baru nanti ditindaklanjuti. Masyarakat sampai menanam pohon pisang dan talas, itu sindiran buat pemerintah yang setiap hari melintas. Saya mengajak seluruh insan pers Tubaba, untuk terus menyuarakan hal-hal yang positif dan bersifat membangun," ucapnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Ketua DPRD Tubaba Busroni, didampingi ketua Komisi III Paisol,  berinisiatif untuk menambal jalan yang berlubang tersebut dengan mengajak masyarakat setempat.

"Ini menindaklanjuti aksi warga yang menanam pohon pisang dan talas di jalan depan pasar Panaraganjaya. DPRD Tubaba bersama Ketua PWI Tubaba, insan pers serta masyarakat menyuarakan kepada pemerintah provinsi dan kabupaten, agar memperbaikinya segera. Seharusnya pemerintah peka dengan kondisi yang seperti ini, jelas didepan mata dan dirasakan setiap hari, harusnya peduli," kata Paisol.

Paisol mengatakan telah berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung. " Tadi pagi juga saya barusan telpon Dinas BMBK Provinsi Lampung. Ia  mengakui bahwa jalan yang rusak ini termasuk ruas jalan provinsi. Insya Allah, pada tahun ini dengan APBD Perubahan. Jalan ini akan diperbaiki," jelasnya.

Paisol meminta masyarakat menanti perbaikan jalan tersebut dan pada saat pelaksanaan kegiatan masyarakat bisa mengawasi secara langsung.

"Silakan pelototi pelaksanaan kegiatannya. Kalau ada ketidaksesuaian. Silahkan sampaikan ke DPRD Tubaba. Pasti akan kami tindaklanjut," pesannya. (*)