A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Fespati Sumbang Satu Emas untuk KORMI Lampung | Harian Momentum

Fespati Sumbang Satu Emas untuk KORMI Lampung

406 Views
Pertandingan inorga Fespati di Fornas VII Bandung, Jawa Barat

MOMENTUM, Bandung--Tak mau kalah dari induk olahraga (inorga) lain, atlet-atlet panahan Lampung yang tergabung dalam Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia (Fespati), akhirnya turut mendulang medali di Festival Olahraga Nasional (Fornas) VII tahun 2023.

Bertanding di lapangan Pangkalan TNI Angkatan  Udara Soeleman, Margahayu Kabupaten Bandung, atlet-atlet inorga Fespati berhasil menyumbang satu medali emas dan tiga perunggu untuk kontingen KORMI (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia) Provinsi Lampung.

Satu medali emas untuk kontingen KORMI Lampung itu disumbangkan Reza Adi Nugraha yang turun di nomor 15 meter kategori Pelajar SMP Putra.

Sedangkan tiga medali perunggu, masing-masing disumbangkan: Hatta dari katagori hunting umum pria, Haikal kategori ground 40 meter umum pria dan Arzal  kategori horseback archery (HBA).

Manajer tim Fespati Lampung Riza mengatakan, hasil tersebut menggambarkan peningkatan kualitas atlet, khususnya untuk kategori pelajar SMP.

“Ya sebenarnya masih kurang puas dalam perlombaan di Fornas Bandung ini. Tetapi minimal kami sudah bisa menunjukkan ada progress positif. Ke depan ini menjadi bahan evaluasi kami untuk meningkatkan prestasi yang lebih baik," katanya.

Dia menambahkan, minimya sarana dan prasarana menjadi kendala mengoptimalkan pembinaan atlet di Lampung.

"Di Lampung, kami belum punya lahan sendiri untuk lokasi latihan. Ini menjadi PR Fespati Lampung bagaanq bisa mendapatkan lahan sarana pendukung latihan sesuai standar," terangnya. (**)