A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Disdukcapil Mesuji Kerjasama dengan Dua OPD | Harian Momentum

Disdukcapil Mesuji Kerjasama dengan Dua OPD

370 Views
Kepala Disdukcapil Mesuji bersama Kepala Diskoperindag dan BPBD setempat usai menandatangani nota kesepahaman kerjasama

MOMENTUM, Mesuji--Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Mesuji bersama Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdaganan serta Badan Penanggulanan Bencana Daerah setempat menjalin kerjasama.

Kerjasama bidang akses data kependudukan itu dituangkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani tiga kepala organisasi perangkat daerah (OPD)tersebut.

Kepala Disdukcapil Mesuji Mursalin mengatakan, melalui kerjasama tersebut, pihaknya memberikan kemudahan kepada Diskoprindag dan BPBD untuk mengakses langsung data kependudukan untuk efektifitas program bantuan kepada masyarakat.

"Jadi melalui kerjasama ini, kami memberikan kemudahan akses data kependudukan secara online kepada Diskoprindag dan BPBD," kata Mursalin, Rabu (14-6-2023).

Dengan begitu, lanjut dia, Diskoprindag dan BPBD bisa lebih cepat dan efektif melakukan verifikasi dan validasi data warga calon penerima program bantuan dari kedua OPD tersebut.

"Lewat kerjasama ini pengguna tidak perlu meminta data secara manual di kantor Disdukcapil. Mereka bisa langsung mengakses data dari pusat, kemudian disinkronkan dengan data di lapangan. Tetapi pengaksesan data hanya boleh dilakukan pada dinas yang bersangkutan," terangnya.

Dia menyebut, program kerjasama antara OPD itu sudah dimulai sejak tahun 2022. "Sampai saat ini, setidaknya sudah ada 16 OPD dan desa," ungkapnya. (**)