A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Marciano Norman Lantik Arinal Jadi Ketum KONI Lampung | Harian Momentum

Marciano Norman Lantik Arinal Jadi Ketum KONI Lampung

424 Views
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman melantik Arinal Djunaidi sebagai Ketum KONI Provinsi Lampung periode 2023-2027.

MOMENTUM, Bandarlampung -- Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman melantik Arinal Djunaidi sebagai Ketum KONI Provinsi Lampung periode 2023-2027.

Pelantikan yang berlangsung di Mahan Agung Bandarlampung pada Rabu, 24 Mei 2023 itu sekaligus pengukuhan kepengurusan KONI Lampung di bawah kepemimpinan Arinal.

Pada kesempatan itu, Marciano Norman mengapresiasi Arinal yang juga Gubernur Lampung bersedia memimpin pembinaan olahraga prestasi di daerahnya. Apalagi, Arinal juga dinilai mampu meningkatkan kualitas prestasi atlet-atlet.

“Saya optimistis prestasi olahraga Lampung akan maju di masa yang akan datang, terutama beliau sangat memberikan perhatian untuk pembangunan sarana dan prasarana olahraga (Sport Center),” katanya.



Adanya sarana dan prasarana yang diperlukan atlet-atlet, dipastikan dapat meningkatkan minat olahraga, performa hingga prestasi atlet. “Itu juga menarik minat atlet-atlet daerah untuk lebih berprestasi lagi mewakili Lampung, hingga Indonesia dalam keikutsertaan pada single/multi event internasional,” lanjut Marciano.

Terdekat, Marciano targetkan Lampung untuk naik peringkat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara. “Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 di Papua, Lampung menduduki peringkat ke-10. Oleh karena itu, menjadi tantangan bahwa sekarang ini Ketua KONI-nya gubernur, jadi peringkatnya harus naik,” tandas Marciano.

Selain itu, Marciano mengingatkan amanah UU. Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan yang mewajibkan setiap kabupaten/kota membina minimal dua cabang olahraga unggulan. Pembinaan cabang olahraga unggulan harus digenjot agar pada saat mewakili daerah dapat meraih prestasi.

“Kalau itu kita terapkan bersama dengan program pembinaan yang baik, Insya Allah Lampung tidak akan di peringkat ke-10 lagi dan bisa menjadi terbaik di Sumatera,” ujar Marciano.

Disebutkan, Lampung memiliki Citra Febrianti, atlet angkat besi Indonesia peraih medali perak Olimpiade 2012 di London.
Terakhir ada dua atlet berprestasi pada SEA Games 2023 Kamboja, yang diberikan bonus oleh Gubernur Lampung usai pelantikan. Mereka adalah Ari Saputra peraih medali perak karate kumite perorangan putra dan juga medali perunggu karate beregu putra serta, Muhammad Husni peraih medali perunggu angkat besi.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo yang diwakili Staf Ahli Bidang Hukum Olahraga Samsudin menyampaikan bahwa tanggung jawab keolahragaan secara nasional bukan hanya pemerintah tapi seluruh elemen masyarakat, salah satunya KONI provinsi.

Ia berpesan agar Lampung memiliki perencana olahraga yang baik yang merujuk Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). “DBON merupakan petunjuk teknis bagaimana untuk meningkatkan prestasi olahraga, ini perlu dipelajari,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Arinal menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak. Gubernur Lampung itu ingin mengedepankan persatuan dalam membangun olahraga.

“Kita harus meningkatkan kualitas pembinaan. Saya ingin menyatukan pendapat ketika saya mempelajari apa yang disampaikan Pak Soekarno. Beliau ingin membangun Indonesia dimulai dari kekuatan, tetapi kekuatan itu timbul apabila ada persatuan,” ujarnya.

“Persatuan itu bisa kita buktikan apabila kita bersama-sama membuat tekad, kebersamaan itu dari cabang olahraga. Cabang olahraga dapat melahirkan prestasi jika KONI-nya baik,” sambungnya.

Salah satu cara mengangkat prestasi atlet secara bersama adalah dengan menyediakan sarana dan prasarana. “Kita bersama-sama harus berpikir ke depan untuk betul-betul kita siapkan bagaimana sarana dan fasilitas. Saya ingin di Sport Center ini, semua cabang olahraga PON ada,” katanya.

“Insya Allah, banyak orang yang mau membantu, tidak harus dengan dana daerah,” lanjutnya menyinggung kebersamaan seluruh pihak dalam membangun olahraga.

Diketahui, rencana pembangunan sport center tertuang dalam SK Gubernur Nomor: G/730/B.06/HK/2022 tanggal 30 November 2022 tentang Penetapan Lokasi Pembangunan Pusat Kegiatan Olah Raga (PKOR) beserta fasilitasnya di Provinsi Lampung.

Sport Center beserta fasilitasnya berada di Lampung Selatan, Kecamatan Jatiagung dan Desa Wayhui, Kecamatan Tanjungbintang Desa Waygalih dan Desa Sabahbalau dengan total luas lahan kurang lebih 1.700.000 M² (170 ha). (*)